Selasa, 20 Oktober 2015

Mengapa Ekonomi Konvensional lebih kuat dibandingkan Ekonomi Islam?

Bismillah, dalam kesempatan ini saya akan menjawab pertanyaan dari peserta AKPRO 2015 yang menanyakan tentang hal tersebut. Dibantu dengan berbagai referensi yang ada.

Yakin ekonomi konven lebih kuat? Check it out!

Fellas, ingatkah pada krisis ekonomi Indonesia pada tahun 1997?

Setiadaknya kejadian pada tahun 1997 itu telah membuka pikiran kita bahwa adanya kerentanan dan kelemahan fundamental yang melekat dibalik keberhasilan sistem ekonomi maupun tata pengelolaan ekonomi selama ini. Pelajaran dari krisis ini telah mendorong banyak negara untuk melakukan koreksi atas bekerjanya sistem ekonomi konvensional.

Ternyata Ilmu ekonomi konvensional yang udah betah banget eksis didunia ini didasarkan pada falsafah matrealisme, maksudnya memandang manusia itu sebagai material semata yang kosong dari rohani.  Falsafah ini menyebabkan tidak tercapainya keseimbangan psikologis, spiritualitas, dan filosofis pada diri manusia sehingga apapun yang dihasilkan manusia tidak pernah mendatangkan kebahagiaan sejati.

Manusia mengalami “sakit ekonomi”, diantaranya konsumerisme pamer.  Konsumerisme pamer tersebut tidak memiliki makna yang berarti dan tanpa kendali, bunga bank yang mengandung riba, terjadinya individualisme semata telah menjadi budaya (kebiasaan) dalam hubungan sosial dimana-mana, manusia telah dihinggapi kehampaan ruhani, dan semua itu menimbulkan penyakit sosial yang tidak dapat disembuhkan dengan sekadar meningkatkan pendapatan perkapita.
Permasalahan terbesar juga terjadi pada lembaga keuangan konvensional di Indonesia yang menawarkan bunga bank yang jelas diharamkan dan pengambilan uang bunga tersebut telah memenuhi seluruh kriteria ketidakadilan riba yang tercela.

Riba dari tinjauan Al-Qur’an melalui ayat-ayat (ayo sambil buka Al-Qur'an terjemahannya);
Qs. Al-Baqarah: 275-280,
Qs. Ali-Imran:130,
Qs. Ar-Rum: 39,
Hadits, pendapat dari kalangan Yahudi dan Kristiani pun sepakat bahwa riba adalah perbuatan yang dilarang.
Kalau kita lihat Qs. Ar-Rum: 39 dijelaskan bahwa belum adanya hukum riba namun Allah SWT menyindir pada masyarakat Quraisy-Jahiliyah, bahwa riba yang dianggap membawa tambahan pada harta manusia. Sesungguhnya di sisi Allah tidak akan memberikan tambahan, yang menambah berkah disisi Allah adalah zakat.

Pada umumnya kita ketahui teori ekonomi konvensional, beranggapan agar menggunakan sedikit-dikitnya modal demi mendapatkan sebanyak-banyaknya keuntungan. Teori tersebut seharusnya mengalami perbaikan. Dalam ekonomi syariah terdapat manajemen pengendalian dimana output yang dihasilkan harus bermanfaat bagi sesama dan mendapatkan keridhaan Allah.

Jadi, tidak keuntungan semata yang diraih namun keberkahan juga. Terdapat banyak sisi lain yang selama ini dilupakan dan ditinggalkan oleh ilmu ekonomi konvensional. Dari permasalahan ekonomi konvensional ini timbul peluang aksiologi dan epistemologi ilmu ekonomi syariah. See, this is your opportunity Fellas!

Jumat, 11 September 2015

Dimana aku berpijak?

Dimana aku berpijak?
(Kadang gue mikirin hal yg seharusnya sepele dan menyepelekan hal yang penting)

Jadi, intinya sekarang gue mikir....
Banyak orang hebat diluar sana, kalo gue bercita-cita buat jadi yang terhebat kayanya mustahil
Bayangin aja, koleksi buku ngga, bisa main musik juga ngga, ngafalin al-quran juga ngga, cantik juga biasa aja, pinter juga biasa aja, baik banget juga ngga, ahlah banyak NGGA nya yang melekat pada diriku

Apa yang harus gue pertaruhkan? Eaa
Cintaku padamu (?)

Gila, gua mendadak kerdil sekerdil butiran Pop Ice bubuk
Apa nih yang harus gue lakukan?

Tapi alhamdulillah, iman telah membentengiku
Bahwasannya Allah hanya menilai iman dan takwa seorang umat. Amal perbuatan, dan semacam itu lah

Ya Allah, selagi kunci syurga ku masih hidup. Izinkan aku membahagiakannya sampai tidak ada pusaran angin yang mengiring pada kesedihan. *How sweet*

Dunia...sampai mana ku mengejar pastilah akan berujung pada kepuasan sesaat.
Apabila alam kekal alias akhirat yang kutuju InsyaAllah, kedamaian dunia akhirat yg kudapatkan. Setidaknya mampukan aku untuk bisa bersamaan sukses dunia dan akhirat. *berdoa*

Oke gue ga akan mengindahkan bagaimana menyilaukannya seseorang, yg terpenting gue yakin atas jalan yg gue pilih. Itu lebih dari cukup.

Yup at this age, tingkat keidealisan meroket. And i should realized about it. I have a rotation of life, don't worry, be the best you can be!

Menyesal

Sebelumnya mau pakai judul "sedikit menyesal" tapi gak mau yang setengah-setengah. Jadilah menyesal.
Iya menyesal itu gak enak, mau diulang lagi juga ga bisa, tapi Insyaallah bisa diperbaiki.

Kronologinya begini, siang tadi aku jalan sama mama, mencari sesuatu yang merupakan kebutuhanku, sekalian main ketempat Om ku yang baru saja punya adik bayi. Nah, intinya aku punya janji jam setengah dua. Dan aku masih diperjalanan itu sekitar jam 13.05 nah udah mepet banget kan. Terus ditengah perjalanan mama bilang "verina, nanti berhenti dulu ya beli rujak cingur" (makanan favorit).
"Yah Ma, aku ada janji jam setengah dua, perjalanan kesana juga jauh nanti aku telat (padahal dalam hati juga bingung mau pilih yang mana) terus belom lagi bikin rujaknya lama loh, 10 menitan. Nah kita 10 menit aja udah sampai jauh kan"
"Oh sebentar lagi jam setengah dua ya, yaudah kita langsung pulang aja"
jarak kerumah udah semakin dekat dan aku tengok lagi jam tanganku, dan baru sadar kalau jam ku ini kelebihan 5 menit! (agak nyesel)

Sampai dirumah aku langsung bergegas berangkat lagi, setelah shalat Dzuhur,
kata mama gini "verina, ayo makan dulu, sebentar"
"Yah ma aku udah telat banget" udah jam 13.20
akhirnya aku tergesa-gesa tapi mama sambil nyuapin aku akhirnya, sambil ngikutin aku yang buru-buru (baiknya mama)

terus akhirnya aku pamit pergi lagi, sambil bawa gelas sampai ke teras saking buru-burunya.

Singkat cerita, sampailah gue di lokasi.
Znggggg
YOU KNOW WHAT?

Kok masih sepi? Kenapa? Ternyata masih pada rapat *cry cry*
terus nanya "jadi jam berapa mulainya?"
ternyata mulainya baru jam setengah lima.
Dari sini banyak sih yang bikin nyesel,
ah tau gitu bisa tidur siang dulu, tau gitu bisa makan bareng-bareng dulu, tau gitu gak panas-panasan kaya gini, tau gitu....ah tau gitu.

Semuanya telah terjadi.

Nah beberapa hikmah yang ue dapetin yaitu;
1. Utamakan orang tua apapun kondisinya, karena seharusnya cinta pertama kita itu pada Allah dan Rasulnya, lalu berbakti kepada orang tua. Lain kali gapapa deh aku dimarahin orang, dari pada mengabaikan orang tua ku. Promise!
2. Kalau hati nurani udah sedikit ragu, coba lebih didengarkan. Kadang suara hati itu suara Tuhan.
3. Telepon pihak yang bersangkutan urusannya, dan pastikan semuanya oke. Gak usah takut dibilang bawel atau payah karena sering nanya. Karena kalau resiko, ujung-ujungnya ditanggung sendiri loh.

Hah okelah, urusan segera dimulali udah mau jam setengah lima sore nih. Asli yang namanya nyesel itu gak enak, bikin males. Dan gue gatau harus prioritaskan on time (sukses) atau menuruti kata orang yang kita cintai?
Sebetulnya gue sering banget telat, selalu telat. Dan ini kelinci percobaan gue yang masih amatiran pingin On Time. Tapi malah begini. Sekian.

Semoga pembaca tidak mengalami hal yang serupa :)

Kamis, 10 September 2015

HP Retak

Oke jadi HP berukuran layar 5 inch ini bagian kanan bawahnya udah retak. Pecah, dan bukan karena ulah gue, tapi adik gue yg cowo. Kejadiannya bulan April di Pasific Place.

Itu gue belinya bulan Februari, it's mean baru 2 bulan gue pakai masih mulus. Hahaha tapi gapapa lah, dia juga kan ga sengaja dan telah menyesali perbuatannya. (Padahal detik pertama gue liat hp retak, seketika itu pula ada retakan di hati *krrrrk*)

Alhamdulillahnya, semua mesin dan fungsinya berjalan mulus tanpa kendala. Ada satu kendalanya, yaitu iklan spam yg merasa tanpa dosa suka mejeng di layar gue yang bisa bikin lama kinerja.
All over, the machine is still as good as new.

Oya gue beli hp pakai biaya sendiri itu mulai dari SMA, jadi udah biasa aja. Nah buat yg masih dibeliin, coba deh mulai beli sendiri ;)

HP retak bikin sekitar gue merasa iba, but I'm really fine.
Contoh terdekatnya kemarin papa bilang, ya ampun kasian banget sih hp mu retak gini, beli lagi aja ya? (Ditawarin)

Ah gak deh gue udah enak sama hp ini, canggih dan banyak membantu. Lagi juga gue udah pernah masarin ini HP, terus gue batalin iklannya. Percaya gak, gue sebenernya ngerasa gak suka make yg udah ga baik bentuknya kaya gini, risih aja. However at least i hold on this handphone.

Saking setianya hahahah, serius deh kalo lo udah setia pasti deh hal-hal yg harusnya bermasalah secara eksternal (gengsi) bisa terabaikan begitu aja. The power of faith.

Rabu, 09 September 2015

Mulai menemukan

Nah kayanya gue udah mulai nemuin  comfort zone buat nulis di blog lagi nih, bakalan rame nih blog sama tulisan gue yg baru baru lainnya.

Menurut gue comfort zone itu penting banget, karena kesempatan lo buat explore bisa maksimal. Potensi buat melesat melaju ke langit juga lebih mudah.

Tapi kenapa ya tiap seminar, tiap talkshow pasti deh gua dapetin pesan untuk tinggalkan comfort zone!
Lah comfort zone tuh harus disyukuri dan dimaksimalkan seoptimal mungkin. Gue yakin semua orang lebih gampang maju pas dia bisa manfaatin comfort zone.

Then, if you bored with old situation and believe you can grab another golden chance baru deh lo bisa ninggalin comfort zone, buat UPGRADE challenge.

Emang awalnya gak enak banget ninggalin comfort zone, merasa lo harus membuat sebuah bangunan baru tapi dengan bahan yang berbeda.
Jenggg gue jadi inget, kalo gue baru aja ngerasain ninggalin masa comfort zone. Ya kejadiannya di blog ini.

Alurnya gini;
1. Enjoy banget nulis tentang yg kebanyakan love story
2. Timbul masalah nih, gua mulai malu nyeritainnya akhirnya balik cerita cuma ke lembaran kertas
3. Mau ngeblog lagi, tapi kayanya ga etis nih gue nyeritain hal itu (jadi banyakan mikir-terhambat)
4. Random (tapi tetap mencoba)
5. Mulai dapat pengaruh dari sekitar
6. Tapi udah ga bisa nulis luwes lagi, alhasil ada tuh tulisan gue yg bahasanya agak baku (baku dan kaku) *minta direndem banget*
7. Makin males dan sudah agak lupa
8. Stuck
9. Keep learn by doing
10. Akhirnya jadilah nuansa baru lagi...sekarang gue mulai enjoy lagi nih

Bakalan banyak banget cerita, Insyaallah akan konsisten gue share.

Merasa Miskin

Jujur gue pernah merasa di titik kebingungan.
Entah hal apa yang membuat gue merasa miskin.
Setiap hari gue menimba ilmu, menambah teman, main, partime job, tapi kenapa ada yg kurang...
Sederhana sih, penyebabnya. Semuanya berawal dari mata. Saat gue melihat orang-orang diluar sana, yg hidupnya harus lebih ekstra berjuang dan mungkin telah melampaui batasnya :( demi menyambung kehidupan. Hati rasanya sakit kenapa ya gue harus liat yg kaya gitu sedangkan apa yang bisa gue lakukan buat mereka?
Gue telaah lagi, semua ini berujung dari pendidikan dan mental. Harus ada revolusi mental. Gue merasa mendadak miskin saat menyadari belum berbuat apapun.
Akhirnya gue putuskan untuk mengajar, dalam mengajar...gue gak sekadar menyampaikan materi. Tapi bagaimana anak tersebut memiliki pandangan kedepan dan menyadari dimana dia berpijak saat ini. Jadi mereka bisa merencanakan masa depan yg lebih baik. Gue juga sharing mengenai hal yg lebih spiritual secara global, supaya mereka bisa mengerti bagaimana kehidupan akan bertindak kepada mereka.
Ya, kehidupan ga melulu seperti yang kita harapkan kadang kebalikannya, nah disini lo ga usah terlalu maksain parah, saatnya lo pasrahkan sama yg punya alur alam semesta ini. Minta dibimbing sampai akhir. Jadi kemampuan manusia memang terbatas, kalau ga dibatasi manusia itu dekat banget sama yg namanya jatuh, khilaf, bodoh (semacamnya lah) dan akhirnya merusak sekitarnya. Kita butuh berdoa dan pasrah kita punya Tuhan yang maha super baik.
DO THE BEST, LET ALLAH DO THE REST.
Semoga ilmu yg sedikit gue berikan, ya mengingat ilmu yg gua  miliki masih dikit banget, tapi bersyukur nih bisa bahagia karena sudah ditebarkan ke orang lain.
Hal ini sedikit banyak mengobati rasa miskin gue, yaitu dengan cara berbagi. Setidaknya gue bisa melangkah lebih tenang dan menghidupkan hati nurani yang belum terlanjur padam.
Gue cuma ingin menyalakan sepercik api, sebagai cahaya yang dapat menerangi jalan orang lain.

Selasa, 08 September 2015

Keren Juga

Hari ini gue sedikit stalking orang, bukan karena apa apa sih. Cuma iseng aja, mau tau anak ini sebenernya gimana sih?
Asalnya ga sengaja liat friend recommend dari friend yg baru gue retweet. Pasti kalian pernah menemukan hal ini dan mungkin bertindak sama

Beberapa hari yg lalu gue ketemu langsung dan cuma ketemu sekilas aja selama beberapa hari,  kita gak saling kenal jadi yaudah... Yaudah pokoknya gitu

Gue liat sih dia kaya banyakan gaya, tapi oke sih bisa dance jg.
Eh ternyata dia penulis beberapa buku!! Cowo penulis tuh gimanaa ya... Gue juga udh sedikit melihat tentang blognya. Sisi yang lain...

Potensi yg bagus harus di explore. See you Bung! Gak bermaksud menikung or everything about loveship, that's not my thought. I want to learn more and share then. Believe me ;)

Senin, 31 Agustus 2015

Coretan Tengah Malam


    …
        …

Ada hal yang menjauh ditelan kesibukan
Seperti musim gugur didalam sana
Kering kerontang terlindas duniawi
Entah sudah sejauh mana Kau biarkan aku berlari
Entah bagaimana Kau bisa hadir kembali menyapaku (seperti waktu itu)
Kapan lagi ku luangkan waktu hanya untuk Mu?
Mungkinkah Engkau pernah menantiku dan aku tidak menyadarinya atau bahkan mengabaikannya?
Aku terlalu menyelami sesuatu yang datang dan pergi sesuka hati
Semua yang sementara
Padahal Kau adalah segalanya
dan
Segalanya adalah Kau

Mungkinkah Engkau menghampiriku kembali

Melindungiku dari hal fana didunia ini

Mengembalikanku pada fitrahMu

Terima kasih untuk Engkau yang selalu baik dalam setiap baik dan burukku (Ya Allah)

Jumat, 07 Agustus 2015

Fake Love

Saat dirimu jatuh cinta
Disaat itulah semuanya menjadi indah- sangat indah

Saat jatuh cinta
Berarti kamu juga sudah siap untuk patah hati


Saat jatuh cinta
Kamu juga sadar kalau logikamu sedang lumpuh dan bodoh

Saat jatuh cinta
Sepertinya semuanya sedang berada digenggamanmu

Tapi
Semua itu angan kosong!

Saat tak memiliki akhir yang jelas-tidak ada kesatuan

Lepaskan semuanya, jalanlah sendiri

fall in love is a fake, but true love always have true ways

verina-

Selasa, 04 Agustus 2015

Minggu, 26 Juli 2015

I love rainy
The spots' sound, smell, cold, water, everything...

Alhamdulillah hujan deras, setelah lama tidak mendengar hujan dirumahku (Depok)
Rasanya aku belum ingin tertidur, aku masih ingin bersamamu, hujan...

Aku senang sekali berhujan-hujanan tapi tidak suka kebasahan, jadi pakai jas hujan ya

Alhamdulillah ada air sebanyak itu menyirami yang dibawahnya
Ya siklus hujan memang ada
Tapi awan itu pergi memilih singgah diatas ini

Sudah lama aku menginginkan hujan

Dan ini rasa syukur kesekian kali ku untuk hari ini
Limpahan air yang banyak merata dengan aroma khasnya

Andai kita bisa berbicara ya, hujan...
banyak yang ingin aku ceritakan
dari aku masih kecil, kedatanganmu masih sama saja. Sampai aku tua nanti

stabilmu mengingatkanku akan banyak hal yang tersimpan dan yang belum aku ceritakan

Hujan Malam Ini

I love rainy
The spots' sound, smell, cold, water, everything...

Alhamdulillah hujan deras, setelah lama tidak mendengar hujan dirumahku (Depok)
Rasanya aku belum ingin tertidur, aku masih ingin bersamamu, hujan...

Aku senang sekali berhujan-hujanan tapi tidak suka kebasahan, jadi pakai jas hujan ya

Alhamdulillah ada air sebanyak itu menyirami yang dibawahnya
Ya siklus hujan memang ada
Tapi awan itu pergi memilih singgah diatas ini

Sudah lama aku menginginkan hujan

Dan ini rasa syukur kesekian kali ku untuk hari ini
Limpahan air yang banyak merata dengan aroma khasnya

Andai kita bisa berbicara ya, hujan...
banyak yang ingin aku ceritakan

dari aku masih kecil, kedatanganmu masih sama saja
sampai aku tua nanti

stabilmu mengingatkanku akan banyak hal yg tersimpan dan belum ku ceritakan

Senin, 20 Juli 2015

Realize

Aku sadar,
aku bukanlah orang yang selembut kapas dan juga tidak seputih kapas
juga bukan penghafal kitabullah seperti lainnya
aku pun tidaklah seindah pujian yang telah terucap

Aku pun sangat malu saat nyatanya doa-doaku tak lepas dari semua yang aku dambakan

Sepertinya kalimatku terhenti sampai disini.

Minggu, 19 Juli 2015

Sedang jatuh cinta dengan lagu ini

Everything - Michael Bubble

From the first I heard this song, I fall in love with...even i don't know what the meaning is wkwk
Cause my bad listening, but I know this song is good

Lebaran Ramadhan 1436H

Haai Assalamu'alaikum for all muslim and muslimah in the world. Taqabbalahu minna wa minkum, Shiyamana wa Shiyamakum. Minal aidzin wal faidzin, Verina dan keluarga mohon maaf lahir  batin atas segala kesalahan dan khilaf. Semoga amalan ibadah kita semua diterima dan diampuni dosa-dosanya oleh Allah SWT. Semoga bisa bertemu lagi dengan Ramadhan selanjutnya. Aamiin

From the very beginning . . .

Selasa 14 Juli 2015  pukul 13.00
Aku memulai perjalanan mudik ke Jawa Timur, sebelumnya kami sekeluarga menjemput Om dulu di Bekasi.
Rabu 15 Juli
Aku sekeluarga tiba dirumah nenek pukul 21.30

Ya perjalanan kali ini tidak pakai menginap disebuah hotel, kami hanya seringkali singgah di rest area. Pada hari pertama berangkat kami berbuka puasa di rest area km 102 Tol Cikapali (Tol yang masih baru digunakan pada tahun 2015 ini). Lalu kami melanjutkan perjalanan, ya jarang kami temui kemacetan-semuanya lancar saja. Pukul 03.00 dini hari kami mampir ke sebuah lesehan langganan kami di Tegal, kami sahur dengan menu sea food-alias ikan bakar pakai bumbu asam manis dan Ayam bakar untuk adikku-dengan menu minuman teh manis dan teh tawar hangat.

Suasana di Tegal kala itu tenang, sepi dan sejuk karena masih petang. Jalanan raya pun sepi. Setelah sahur kami singgah disalah satu masjid, dan disitu aku menyempatkan diri untuk menjadi bersih lagi setelah seharian dalam perjalanan.

Singkat kata, senja pun tiba dan kami berbuka puasa di pesisir Tuban.Kami singgah dirumah makan sederhana yang mnghidangkan Sayur Ikan Mangut yang pedas, Ayam kari yang pedas juga, lalu ada Bandeng yang pedas juga. Aku sampai bingung mau memilih makanan yang mana-mungkin beberapa kali aku mondar madir depan meja makan aja. Untung sedang sepi pembeli, wah kalau lagi ramai mungkin aku bisa dimarahi orang yang mengantre dibelakangku. Akhirnya aku memilih lauk ikan mangut yang super spicy. Ya nyatanya aku tidak bisa menghabiskan makanan itu. Sampai pada akhirnya aku bilang ke juru masaknya, "wah mba niki lauke super pedes kabeh yo" (wah mba ini lauknya super pedas semua ya)
"iyo mba niki lak di Tuban, ancene ngono rasane pedes kabeh" (iya mba memang kalau di Tuban rasa masakannya pedas)
"walaah sangka' no aku wong jowo senengane seng legi-legi thok" (walah aku kira orang jawa cuma seneng yang manis-manis aja)
---sambil menyeruput teh manis hangat yang makin menyiksa indera pengecapku hahaha---

Oke setelah kita beribadah, kita mengambil jalur tol. Wah Tol nya baru lagi dan kayanya muter-muter banyak. Ga efisien huhuh. Pukul 21.30 kami tiba dirumah nenek dan yeaaah leganya...

Keesokan harinya hari Kamis, aku baru sempatkan membuka HP ku. Banyak sekali chat yang masuk, ya namanya juga grup wkwkwk
Malam hari sebelum lebaran waaah rame banget disini, ya khasnya disini rame-ramean gitu sambil takbiran keliling. Lokasi rumah nenek bukan diperkampungan, tapi didekat keramaian jadi seru dehdekat banget dengan alun-alun-jaraknya mungkin ga sampai 1km dari Alun-Alun Bangil.

Jum'at kami lebaran dengan saudara di Pasuruan, ziarah dll sampai siang. Gantian sore-malem tamu yang datang

Sabtu aku pergi ketanah kelahiranku di Kota Mojokerto yang selalu setia dengan suhu puanasnya, aku males banget kesini karena sinar matahari terus memperhatikan kami sampai senja tiba. Awalnya kami ziarah dulu ke makan nenek, di makam Panjang. Emang beneran panjaaaaaang banget makamnya ga selesai-selesai sampe beberapa belokan juga ga sampe-sampe. Meskipun begitu, di Mojokerto aku temui beberapa teman masa kecilku yang sekarang sudah kuliah semua hehe. Udah pada besar-besar dan canggung sendiri kalau ketemu. Saudara disini banyaaak banget.

Minggu, it's mean today. Tadi pagi saudara kandung nenek jam tujuh, seudah berkumpul kesini hehe.Nanti siang jadwalku mengantarkan adik-adik sepupuku berenang, argh rasanya mager sih. Tapi liat nanti deh, sepertinya terpaksa harus kuturuti.

Sampai sini dulu, ceritaku hari ini




 

Kamis, 09 Juli 2015

baca ini

hahaha it's so true friends!
http://www.hipwee.com/hiburan/14-alasan-mengapa-cewek-pengendara-motor-adalah-pasangan-yang-patut-kamu-idam-idamkan/
#fact

Berubah

Hahaha
Gue barusan buka fesbuk dan di home page muncul nama seseorang yang gue kenali tetapi dengan wajah yang tidak bisa gue kenali
Hahaha
Orang yang pernah gue sukai dulu, sekarang udah berubah abis
(Kok bisa ya. . . .kok bisa) pertanyaan itu muter aja dikepala wkwk
Perubahan yang drastis bahkan sampe cara komunikasinya dia juga udah beda. Dari percakapan tertulis dengan teman-temannya yang gue baca baca dikit

Temen-temen gue banyak yang berubah, banyak banget
sampe rasanya belum percaya kalo itu dia
dulu yang pernah sekelas sama gue
duduk didepan/belakang gue
yang wajahnya masih gue inget seperti pada masa lalu, masih imut lucu
hahaha sekarang udah pada dewasa
dan -____- " dan lain-lain

oh jadi gitu ya perubahan, hm menarik

Sabtu, 27 Juni 2015

Cerita Tersembunyi

Mungkin cerita ini takkan terungkap
Saat waktu yang tak singkat bersaksi
Saat lembaran kertas mendengarkan semua
Saat aku tertarik untuk membuka kitab yang lain
Ya Rabb, tuntunlah pada yang terbaik dariMu
Sungguh dia pun umatmu
Yang mungkin sedang dibutakan
Aku berharap Engkau berkenan mengembalikannya pada Diin Mu
*cry cry cry*

Jumat, 26 Juni 2015

Plan

Setelah UAS ini aku akan mengurus satu surat penting. Aku ingin memulainya dari apa yang aku miliki. Semoga langkahku selalu diberi petunjukNya. Aamiin

Subuh di Sudut Rumah

Aku berada diluar semenjak jam menunjukkan pukul 05.15 WIB
Udara dingin bersahabat
Jalanan masih terlihat dengan jelas
Beberapa kendaraan berlalu lalang
Ada yang pulang dari ibadah atau ada pula yang mulai berangkat bekerja
Perlahan...
Lampu jalanan dimatikan
Beberapa rumah pun mematikan penerangannya
Oh beginilah wajah Subuh yang sebenarnya
Gelap gulita
Bahkan aku tidak bisa menebak merk mobil yang melaju
Yang kulihat hanyalah lampu sorot yang berjalan dan suara deru berjalan
Bila ada sosok manusia yang berjalan didepan jalan itu pun aku tidak bisa melihatnya
Inilah gelap yang masih suci
Terjaga dari kelelapanmu untuk menerangi apa yang dibawahmu
Mungkin matahari mulai menyiapkan diri
Untuk kembali menerangi 12 jam yang disertai terik
Subuh sampai detik ini
Masih kurasakan
Dan tak ada yang berubah dari awal ku jumpaimu

Selasa, 23 Juni 2015

UAS kedua

Hari ini tepatnya pukul 09.30 nanti. *yang akan menjadi bagian dari masa lalu*
Aku akan menghadapi ujian manajemen keuangan.
Tentang obligasi, saham, pengambilan keputusan investasi dan capital budgeting.
Soal hitungan tapi harus analisis soal
Semoga lancar, dipermudah, diselamatkan oleh banyak hal dan berujung pada mengupgrade nilai IP ku nanti
Untungnya boleh open sheet selembar
Rumusnya banyaaak banget
Dan sebenarnya agak kesel
Kenapa baru nemuin soal soal uas pas deket UAS,
Soal latihan sama soal UAS beda jauh kerumitannya

Sekarang, aku masih belajar lagi
Tapi abis sahur itu emang ngantuk
Mungkin akan memejamkan mata sejenak

Lalu belajar lagi dan periksa sheet ku

Pukul 09.00 aku pergi ke kampus

Sekarang tinggal berdoa dan baca baca lagi.

Semoga dilancarkan dalam segala hal aamiin.

Jumat, 19 Juni 2015

Bunga Tidur

Semalam tertidur
Rasanya seperti sadar
Tetapi dikehidupan yang lain
Dan aku menemukan sosok yang sudah sangat lama tak ku jumpai
Durasi lama dalam mimpi itu mengingatkan hal yang pernah terlewati
Mimpi yang terjadi seolah mengikuti waktu saat ini

Saat kuterbangun
Kerinduan itu seakan terkikis saat telah kutemui dia
Merasa menjadi dekat padahal tidak ada
Entah kapan pada kehidupan nyata

Hal kecil seperti mimpi semalam pun pasti tak lepas dari rencana-Nya
Meski kita berbeda keyakinan

Mungkin bunga tidur semalam akan terus menyimpan harumnya sampai...
Entah kapan (?)

Kamis, 18 Juni 2015

Mau UAS

Ini UAS yg penuh dengan persiapan bukan untuk UAS
ya pengalaman baru yg bakalan memperkaya kekreatifan otak gue
However I need your pray for my success on final examination

Percayalah, saat ada sesuatu...
Ceritakan
Itu akan membantumu melihat jalan keluar dari labirin atas

Mawar dan Pasangan

Jujur ini pertama kalinya gue ngeliat dua sejoli jalan berdua dengan wajah bahagia banget
Biasanya kan mimik mukanya biasa ajaaa
Dan yg perempuan lg megang bucket bunga
pasti dari cowonya kan
nah terus anak anak dibelakang gue itu pada heboh
"romantis bangeeet"
itu pemandangan gue buat pertama kalinya secara live
Dalam hati gue cuma bilang "oh gitu, ada ya kaya gitu, ga malu ya bawa bawa bunga kedalam mall sampe keluar mall, mungkin dunia ini cuma ada mereka berdua"
Sepenglihatan gue sih
Yg laki ganteng dan yg perempuannya juga cantik
Alhamdulillah ya, balance

Gue ngebayangin betapa berbunganya hati perempuan itu

Entah itu baru jadian atau ngerayain anniversary

Memang terlihat indah

Dan aku sama sekali tidak kecewa walau tidak pernah merasakan hal itu
Semua akan indah pada waktunya dengan pribadi yg tepat
Hahahaha indah banget sih masa menunggu:')

See You When I See You.
#sywisy!

Selasa, 16 Juni 2015

Pulang Untuk Pergi Lagi

Pulang bukan untuk menetap
Tetapi pulang untuk pergi lagi
pergi pergi pergi
ke tujuan yg lain

maafkan aku pa..ma..
seringkali izin pergi
aku harus ini itu

tapi asal kau tau
meski jauh atau dekat, dirimulah jd perhatian utamaku
selalu

aku blm tau bagaimana rasanya menjadi mereka
entah tenang atau gelisah
entah tegar melepas atau rela alamiah

yg jelas ada saat...
saat aku tidak tenang

dan lagi lagi
ku meminta agar Allah selalu menyayangimu-menenangkan hatimu.

Menanti Pagi

Melihat pagi
dan merasa dipanggil angin pagi untuk bermain bersama
Segeraku menaiki tangga
Menuju bagian tertinggi
Saat kupijak anak tangga terakhir
Udara pagi sebenarnya, berdatangan menyambutku
Kicauan burung gereja bersahutan
Makin ku melangkah maju
Semakin terpana dengan pesona pagi
Karya Sang Pencipta tiada dua
Langit ini menampilkan pergerakan performanya
Hingga sang pemeran utama muncul dengan malu-malu
Namun tetap menawanlah menyinari duniaku
Sampai senja mengantarkanmu pulang

Inilah ditengah hiruk pikuk kota
Apakah ini sisa dari keindahan yang ditawarkan para pelukis jalanan?
Oh ini sisanya (pada nyatanya)
Aku ingin menyelami saat tempat ini belum mulai sakit sebelum terjamah banyak manusia

Udara, Pepohonan, Rumah, Burung...
Seolah berebutan mengadu kepadaku
Atas apa saja yang telah terjadi

Namun...
Terima Kasih Allah
Telah memberikan nikmat sejuknya pagi yang lugu ini

Dolar di Sisi Lain

Disini

Sedikit banyaknya aku mencabut kesenangan semataku
demi meringankan beban orang yang kucintai.
tak sebanding dengan perjuangannya menanggung beban kami semua
aku juga ingin berkontribusi
meski seharusnya semua masih bisa teratasi

Tetapi ini yang melatar belakangi
hasil dari menyongsong hidup bersama

lubuk nurani berkata

aku tidak ingin menghambat pertumbuhan sel sel otak mereka
aku tidak ingin kehilangan tawa dan senyum ringan mereka
aku tidak ingin mempercepat kerentanan usia mereka
aku tidak ingin penyakit mengidap tubuh mereka
hanya karena tanggungan semata bisa membuat lelah tenaga dan pikiran
berpeluang menyita sisa hidup mereka

Hanya karena beberapa dolar membebani

Oh sungguh, aku tidak menginginkan hal itu mendekati
Aku ingin semuanya baik-baik saja
.
.

Didalam sana

Aku yakin
Memiliki kesempatan hidup lebih lama
itu berarti ladang rezekiku masih banyak

Apabila

Meski keyakinanku bertolak belakang pun
aku ingin ladang rezekiku-
yang mungkin sedikit atau mungkin sebentar lagi habis mengikuti masa hidupku-dapat melahirkan kebaikan, menyelamatkan dan menebarkan manfaat

Wahai pemilik semesta alam jagad angkasa raya
izinkan hamba berhasil lebih cepat
sukses muda
kalau bisa besok atau lusa
kuatkan aku agar bisa menjadi selayaknya penyelamat umat yang Kau amanahi

Sandingkanlah aku dengan sosok berjiwa mulia yang dapat membantu meneladaniku dalam  mengarungi kehidupan dunia ini, dengan sangat setia, hingga beristirahat kekal diselimuti keindahan Surgawi.

Berkumpul bersama orang-orang yang disayangi.

Selasa, 26 Mei 2015

Filosofi Pohon Pisang

Apa menariknya sih dari sebuah pohon pisang?
Gitu-gitu aja kan, angker malahan

hahahaha

Tetapi ada bacaan menarik bahwa semua bagian-bagian dari pohon pisang mulai dari akar, batang, buah, jantung buah, semua bermanfaat bagi manusia.

Namun ada keteladanan lain, yaitu "kesinambungan", pohon pisang biasanya akan bertunas dan merelakan kepada generasi selanjutnya. ya kan?

Jadi intinya dalam mempersiapkan regenerasi seharusnya kita menerapkan flosofi pohon pisang ini, bahwa generasi selanjutnya harus siap betul dan generasi sebelumnya wajib memberi petunjuk bahwa kita harus memiliki komitmen yang sama. Jangan ada yang berubah.

Sabtu, 09 Mei 2015

Kalo bukan sekarang, kapan lagi?


Berhijab karena aku muslimah

Berhijab yuk, Dear :)
Berkerudung yang simpel aja asalkan menutupi auratmu, menunaikan kewajibanmu sebagai seorang muslimah.
Simpel, tidak terawang dan menutupi dada seperti perintah Allah dalam Al-Qur'an
Berhijab bukan ajang kreatif-kreatifan melilit kain, karena tujuannya memang untuk melindungi hati, diri dan pikiran, bukan untuk membanggakan diri dihadapan orang lain.
Allah memang menyukai keindahan
Tidak salah kalau memakai long dress yang indah serta kerudung yang indah.

Kenapa berhijab?
1. Karena kecantikanmu itu hanyalah titipan Allah dan engkau disuruh menjaganya.
2. Membantu para laki-laki yang bukan mahramu, terhindar dari dosa melihat aurat yang tidak seharusnya terlihat
3. Aurat perempuan adalah seluruhnya, kecuali wajah dan telapak tangan (telapak tangan menjadi satu bagian dengan punggung tangan). Bahkan telapak kaki adalah auratmu
4. Memakai hijab, membuatmu dikelilingi oleh orang-orang yang baru. InsyaAllah baik dan  mengerti agama.
5. Berhijab membuatmu semakin dihargai
6. Karena dengan dirimu bersahaja dengan hijabmu, maka orang lailn akan melihatmu dari sisi yang lain yaitu pemikiran dan sikapmu
7. Berhijab adalah perintah yang merupakan kewajiban dari Allah SWT. Jika dilanggar maka akan berdosa, apakah akan menanggung dosa terus dibalik kesenanganmu saat ini?
8. Dengan berhijab, engkau muslimah akan mendapatkan pahala. Subhanallah pahala yang Insyaallah akan terus bertambah sebagai tabungan akhiratmu

Mungkin beberapa dari kalian (perempuan) banyak yang belum mengerti dan belum bisa dicerna oleh logika, kenapa rambut aja dipermasalahkan, bagian-bagian tubuh seperti tangan-kaki juga harus ditutupi, semua itu ga bisa dibayangin aja sementara hatimu terus kontra.
Kita baru memahami ketika sudah menerapkannya, dari situ banyak pembelajaran yang diajari oleh hijab yang kita kenakan.
*Learning by Doing*

Yuk berhijab, Dear Ukhti Fillah...

Berhijablah dengan baik dan benar agar Allah pun ridha dengan perbuatanmu, dengan cara; > . . .Menghindari memakai celana,
.Menghindari berkerudung pendek, menerawang dan asal-asalan (Jika hal ini dilakukan, malah menjadikanmu seperti tidak menghargai diri sendiri dan mempermainkan perintah Tuhanmu)
.Menghindari berpakaian ketat, terawang dan membentuk body (Jika hal ini dilakukan, sepertinya percuma saja karena dapat mengundang hal-hal yang mudharat-buruk lainnya)

#ukhti: saudara perempuan seagama

Yuk berhijab, Dear Ukhti

Sesungguhnya Allah maha pengampun dan maha penyayang. Dan Allah membuka pintu rezeki yang besar bagi orang yang berhijrah.

Yuk berhijab, Dear Ukhti

Ini semua karena aku sayang kalian (ladies), pengen masuk surga bareng-bareng dan gak tega hati ini kalau melihatmu tidak di surga hanya karena belum berhijab dengan baik dan benar.

Mantapkan hati mulai dari sekarang, tepiskan omongan orang lain yang merendahkanmu. Kini dihidupmu bukan manusia yang menilai, tetapi Allah. Manusia hanyalah makhluknya, ciptaannya. Yang memiliki semuanya, menentukan semuanya hanyalah Allah. Serahkanlah semuanya pada Allah.
Tugas kita hanyalah TAAT :)

Yuk Berhijab, Dear 

Kalau bukan sekarang nih, mau nunda sampe kapaan???
Nanti ujungnya malah gak jadi, dan kalah lagi sama godaan syaitan :)
Dengan berhijab bukan berarti mengubah kepribadianmu, tetaplah menjadi dirimu sendiri
Hijab bukan dari hati tapi dari tindakan nyata

Masih tunggu apalagi? Coba kenakan hijabmu dan sabarlah pada awalnya :)

Diri ini pun, masih banyak belajar berhijab sesuai dengan syariatNya

Yuk, Berhijab Lillahi Ta'ala

#KarenaHidayahSudahAda
#MendatangiHidayah
#Langkah Awal MembukaHidayah

Bismillahirrahmanirrahiim

Istiqomah ya Ukhti dengan Hijabnya :)




Kamis, 07 Mei 2015

Melly Goeslow

Jujur aja lebih seneng sama lagu Indonesia,
dari dulu sampe sekarang sih suka baaaangeeeet sama lagu-lagunya Melly Goeslow
Musiknya tuh kaya bernyawa, punya nafas
Dan liriknya itu pas, mendalami semua
Kata-kata di liriknya itu kadang ga terbayang, ya kata-kata yang jujur dan polesan yang indah
Wah makasih mba melly

Andaikan aku bisa sepertimu

Pengen banget bisa main biola juga

Kayanya kalo ada jiwa musik dan seni yang masuk dikehidupan gue, mungkin akan lebih indah hidup ini hahaha

*oh ya, gue kangen sama kucing gue nih*

Rabu, 06 Mei 2015

Teenagers-Collegian

Okay guys, anywhere you are...maybe you don't really understand with my Indonesian language, so I give you a gadget translate in the right of my blog :) Did you see guys? Let's try it... yummy *salahfokus* #translate application is not a food

Well be back to our topic, TEENAGERS (collegian)

*turn on bahasa ibu pertiwi,

Saya sebagai anak yang masih tergolong muda. 19 tahun dan H-12 berubah jadi kepala dua hahaha
Oke anggaplah saya sudah 20 tahun, nah saya suka mengamati teenagers/adolesence/abg/anak remaja banyak yang suka dengan kegiatan-kegiatan eksternal. Tema anak remaja ini saya kerucutkan lagi, pada anak kuliahan

Kayanya hal ini sudah menjadi budaya, anak kuliah ya identik sama kegiatan-kegiatan diluar.
Kadang aku mikir anak kuliahan ini tugasnya banyak, tapi masih mau aja kontribusi di kegiatan-kegiatan lain, dan gak dibayar pula...
Oh...mulia sekali
Itu tulus apa terpaksa ya?
Saya yakin tidak ada yang tulus atau pun terpaksa sepenuhnya

Disini saya belajar, bahwa saat saya menentukan dimana saya ingin berkontribusi maka disanalah resiko dan manfaat yang akan saya hadapi. Jadi bukan asal seneng-senengan aja daftar, apalagi kalo tujuannya out of the organization such as, want to be a famous person.
Ya ga menutup kemungkinan sih kamu bakalan jadi terkenal, asal kamu bisa memiliki 1000 nilai tambah diantara makhluk-makhluk sejenismu.

Message:
sebisa mungkin kamu hindari tujuan-tujuan sementara seperti itu, fokuslah pada tujuan sebenarnya sehingga manfaatnya akan terasa dan ini merupakan langkah besar agar terhindar dari resiko yang akan kamu alami nantinya.

Yakin konsisten?
Tugasmu banyak lho
Tugas dari organisasimu juga complicated nantinya
Cita-citamu emang sesuai sama yang kamu daftarin itu?
Emang kamu ga mau punya uang sendiri?
Kamu ga mau ngabisin masa gagal bisnismu, mumpung masih muda nih
Inget keluarga ga?
Inget badan sendiri ga? Tugas aja terbengkalai, apa kabar asupan tubuhmu?
Banyak kesempatan kerja part time dan hasilnya bisa kamu tabung

Banyak pertimbangan lain, anak muda sekarang emang baik-baik banget, mau-maunya kerja tapi ga dibayar
Hebat kan
Salut

"Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian"

Perlu diingat, saat kalian berorganisasi kalian akan bertemu dengan orang. ORANG itu bukan benda yang kalo disuruh langsung nurut, kalo dinasihati langsung ngerti, kalo di kasih tau nerima, kalo di baikin malah berprasangka, yang dibaikin malah ngelunjak, ya itu semua orang....hahaha
Jadi siapkah kalian diperdebatkan batinnya dengan berbagai macam watak didalmanya?

Kalo ngurus manusia, ibarat soal matematika pangkat akar kuadrat jadi lebih mudah wkwkwk

Ya tapi setiap manusia memiliki pikiran, percayalah semuanya bisa lebih mudah. Tapi ya itu yang sudah aku singgung tadi, harus jadi pertimbangan untuk memilah kegiatan sunah :)

#Tulisan dari seseorang semi introvert-ekstrovert dan tidak suka berorganisasi namun sangat selektif memilih kegiatan.

Sekian

Senin, 04 Mei 2015

Kehujanan

Halo kamu yang ada disitu...iya kamu...  #dodit's style
pasti kamu pernah ngerasain kehujanan kan?
terus pas udah ditengah jalan, lagi enak-enak ngendarain motor....ga taunya ada guyuran dari langit (bukan gerimis yang jelas kalo diguyur) hahaha
terus kamu harus masuk kantor atau kuliah saat itu juga karena banyak kewajiban yang harus kamu selesaikan
kalau kamu bawa jas hujan, mungkin minggir dulu terus melanjutkan perjalanan lagi. atau setelah memakai jas hujan, kamu malah nunggu hujannya reda dulu. jadi apa gunanya jas hujan?
maklumlah kamu kalau berhenti, meneduh dulu ---- kalau hujannya disertai petir.

seingatku aku baru sekali neduh karena kehujanan karena; 
1. ga bawa jas hujan, atau
2. hujan disertai petir menggelegar
selanjutnya aku terjang terus kalau ada hujan, meski banjir sekalipun. Ya banjir 30cm lah udah lumayan bikin ban motor mengambang alias gak stabil. hahaha percayalah, itu bukan momen yang biasa-biasa saja. Apalagi kalau kanan kirimu ada kendaraan-kendaraan besar seperti truk gandeng, truk bensin, hahaha you can imagine it...

Pada saat sudah habis kesempatan aku bermoto, "lebih baik ga masuk kelas, dari pada masuk rumah sakit"
Tapi belum pernah aku realisasikan moto tersebut hahaha
Puji syukur selalu diberikan kesempatan untuk menjumpai kewajiban menuntut ilmu

Kamis, 30 April 2015

Masihkah ada alasan untuk menghiraukannya?


Love Your Parents
We Are So Busy Growing Up
We Often Forget That
They Are Also Growing Old

Assalamu'alikum my sister and brother in diin
Apakah kalian mencintai kedua orang tuamu?

Apa sih buktinya kalau kalian cinta sama mereka?

Coba evaluasi,
1. Sudah melakukan apa saja untuk kedua orang tuamu hari ini?
2. Apakah di doa mu sudah mendoakan kedua orang tuamu?
3. Bagaimana kamu menggunakan uang mereka, termasuk fasilitas dari mereka didalamnya?
4. Pada saat kapankah kalian ingat kepada orang tuamu? Saat diingatkan atau saat sedih saja?
5. Siapakah orang yang menjadi motivasi suksesmu?

I guess enough, ini cuma beberapa tindakan yang mengindikasikan bahwa kamu mencintai atau masih kurang peduli kepada kedua orang tuamu.
Kalau kamu merasa telah melakukan apa yang aku tanyakan tadi, alhamdulillah berarti kesadaranmu untuk mencintai orang tua telah bersinar dinuranimu. Tapi kalau masih susah dan masih mikir lama jawabnya, segeralah beristighfar...

Memang keberadaan orang tua terkadang menjadi suatu ujian.
Tetapi kita harus tetap bersabar dan membicarakannya dengan sopan.
Supaya bisa tercipta kekeluargaan yang harmonis dan dicintai Allah pastinya.

Saya berbicara seperti ini, bukan berarti mulus-mulus saja hubungan saya dengan orang tua, semuanya pakai proses. Ya pasti ada tangisan dibelakangnya. Tetapi bagaimanapun juga saya menyayangi mama dan papa. Ingin sukses semuda, secepat mungkin agar mereka bisa merasakan kesuksesan ku, hasil didikannya dan seluruh pengorbanan-perjuangannya.

Saya ingin Mama dan Papa merasakan harum namanya, manis kehidupannya, karena anaknya. 

Nah biasanya pertengkaran antara anak dan emosinya itu kerap kali terjadi pada usia remaja, pencarian jati diri yang susah banget diatur, masih sering berontak kalo dikasih tau, dan secara ga sengaja melukai hati kedua orang tuanya. Kenapa bukan saya tulis (pertengkaran anak dan orang tua) karena saya yakin orang tua tidak akan membenci darah dagingnya sendiri.
Kalau lihat gitu rasanya saya ingin refleks memarahi atau menangis dalam hati, ga tega T_T
"Andaikan mereka mikir, gimana cara orang tuanya menghidupi mereka
Gimana cara orang tua mereka menghasillkan pundi-pundi Rupiah untuk menunjang kehidupan keluarganya
Gimana rasanya menahan lapar, tapi terus bekerja hingga hilang rasa laparnya
Gimana rasanya tetap bekerja walaupun sakit 
Bagaimana mempertaruhkan segenap jiwa dan pikirannya pada pekerjaannya yang mengalami banyak tekanan sana sini
Bagaimana rasanya diperjalanan beliau terkena panas menyengat
kedinginan kehujanan
ketakutan menghadapi dunia kerja yang rawan
 kekhawatiran akan dirinya yang semakin hari menurun produktifitas kinerjanya... (dll)"
Itu semua untuk mu, kawan.
 Cobalah posisikan sebagai orang tuamu
Orang yang telah memberikan jiwa, tenaga, pikiran dan waktunya
Untuk kalian
Putera-Puterinya

Warm regards,
Verina
Sentul City

Kamis, 23 April 2015

Perempuan dan Pulang Malam

Menurut kalian (perempuan) sebenernya kalian nyaman ga sih pergi malem-malem gitu sendirian?
Pastilah ada terbesit rasa aneh, tidak semestinya dan kurang sopan, apalagi kurang bagus untuk kesehatan.

Mungkin ada pendapat lain?
Mungkin sudah ada yang terbiasa, karena kebutuhan dan memang sudah merasa hidupnya adalah outdoor activity.

Ya...
Setelah pendapat itu semua,
apakah sebenarnya Allah ridha dengan tindakan kita?
Bahkan kita sebagai makhluk yang paling dijaganya (wanita) dilarang melakukan perjalanan jauh seorang diri tanpa mahram.

Renungkan kembali ya saudariku
Mengertilah wahai saudaraku...

Perempuan dan laki-laki berbeda, memiliki kodrat yang telah diatur dan memang tidak bisa disamakan. Jika memang terpaksa disamakan, lambat laun akan mengganggu keberadaan sesungguhnya.

Sayangi saudaramu sebagaimana kau menyayangi dirimu.

Sabtu, 18 April 2015

Persiapan Sebelum Ujian

Persiapan sebelum ujian sekolah, ujian kuliah, ujian kenaikan jabatan, ujian lainnya...
Mau tau apa persiapannya?
1. Berbakti kepada orang tua
2. Dahulukan apa yang diminta orang tua

Setelah semuanya selesai
3. Baca doa
4. Baca buku dan latihan terus (perhatikan kondisi tubuh, jangan sampe laper dan haus)

5. Dahulukan ibadah fardhunya, supaya tenang.

Refreshing otaknya bisa dengan gerak-gerakkan badan atau lakukan apa yang ingin dilakukan, dengan memperhatikan waktu dan tenaga yang terbuang...
Tetap prioritaskan ujian!
#Yakin hasilnya akan memuaskan

Gue sendiri pernah  ngalamin the miracle of  being loyal to parents,
kejadiannya itu kelas 2 SMA. Dulu gue jurusannya IPA bukan karena gue pinter hitung-hitungan tapi dapetnya di IPA dan lebih nyaman disitu.
Jadi waktu itu, keesokan harinya ada ujian FISIKA! Do you know I'm very yuck with that lesson.
Lagi bab torsi, tau kan yang ngitung gaya dari engsel pintu misalkan...
Nah gue bingung banget
Belajar juga ga ngerti
Soalnya, gue tau pasti soal ulangannya besok lebih kreatif dari yang gue pelajari di kelas

Dan malam pun tiba,
Bukannya belajar....tapi gue malah mijetin mama.
Sambil bilang "Ma sebenernya besok aku ulangan fisika loh, aku belom belajar" (padahal abis itu tidur)
Terus kata mama, "Udah gapapa, entar langsung dapet 100"
........
Waktu ulangan fisika pun tiba, soal dibagikan dan tipe soalnya ada empat jenis
Gimana gue nanya ke temen kalo begini?
Ngerjain aja selogikanya, nanya ke temen sebangku
Bantuan entah dari siapa waktu itu
Karena gue duduk dibarisan belakang jadi agak bisik-bisik gitu
and you should know that my teacher is very strict, jeli banget matanya, yang nyontek tuh bisa diambil kertasnya
Rasain aja gimana tegangnya dikelas,
Tapi gue biasa aja sih-kaya udah mati gitu tegangannya hehe
........
Nilai Fisika udah keluar!
........
Rizky Nanda Verina
........
Aku liatin aja itu kertas portofolionya, ternyata hasilnya....
.....
Perfect! dapet 100!

Aneh kan, aku kayanya masih nyimpen kertas itu kalau dicari-cari lagi soalnya itu kertas bersejarah hehehe

Oke ini ceritaku, sekian wassalam :)
Bagaimana cerita keajaibanmu?

Oya doain ya, aku senin depan udah ujian tengah semester semoga hasilnya memuaskan :)

Senin, 23 Maret 2015

Masa Muda

Kelak nanti akan ditanya,
Untuk apa masa muda mu dipergunakan?

Apalagi sekarang zaman gawaii alias gadget dilengkapi kemampuan internet cepat bersosial media, akankah itu semua mencuri amalan-amalan masa muda kita?

Lihatlah kanan kiri depan belakang, dipastikan orang-orang tersebut memiliki akun sosial media dan menggunakannya setiap saat

Banyak sekali pencuri-pencuri masa muda kita, yang membuat kita semakin menikmati  masa muda ini. Malahan saya merasa bangga terhadap orang-orang yang tidak bisa seenaknya merasakan masa mudanya, karena waktunya digunakan untuk membangun peradaban dimasa yang akan datang.
Banyak kesenangan dan waktu luang yang dikorbankan dan digantikan oleh keringat berusaha, sangat mulia.

Andaikan...
Dapat mengulangi masa muda
Apa yang akan dilakukan?

Iya sih, masa muda-remaja, masih banyak yang dibatasi apalagi kepercayaan terhadap mereka belum sepenuhnya diberikan. Okay, untuk kalian adik-adikku yang baru ingin menjajaki usia remaja, lebih baik kalian tumbuh sesuai apa yang kalian inginkan dan tetap belajar sebaik mungkin, bukalah diri kepada orang tua, guru, kakak.

Semoga kita tidak menjadi golongan yang merugi dan bisa segera melunakkan hati untuk menerima bimbingan Allah.

Sabtu, 21 Maret 2015

Renungan aja

Assalamu'alaikum ukhti  akhiApa kabar semuanya?
Semoga senantiasa dalam perlindungan Allah SWT
Aamiin
Sudah lama nih aku ga ngeblog
Barusan aku buka FB,
Ada hal yang berbeda aja. Dulu kalo buka FB keseringan muncul di home pada baru “jadian” tapi disini udah yang beneran “married”
Okay wajarlah, alhamdulillah kalau sudah dilegalkan oleh jodoh-Nya
Itu berita bahagianya...
Kok bisa ya bahagia, padahal cuma hidup berdua dan cuma mencintai satu orang saja. Hahaha kok bisa ya ?
Mungkin itu hanya bisa dirasakan oleh yang sudah menikah, jadi pas ijab kabul tuh turun rahmat Allah.
Mungkin readers juga aneh, dulu aku yang masih sering nulis hal-hal childish berubah menjadi agak serius. Hahaha...
Ngikutin zaman dong, kekinian


Setelah itu aku baca baca timeline yang lainnya lagi, nah ada pengumuman saudara muslimku yang meninggal dunia diusia muda.
Ya tergolong muda lah ya 20 tahun.
Aku sih ngga kenal almarhum, tetapi ada perasaan sedih aja. Apalagi saat aku main ke profil fb nya dan liatin foto-fotonya semasa dia hidup. Masih bisa tertawa dengan teman-temannya.
Tapi sekarang, dia sendirian yang nemenin amalannya aja. *jadi inget lagunya Opick #teman sejati hanyalah amal...
Di tempat gelap, sempit,
Hujan kebasahan, panas kepanasa
Ada serangga...coba deh kita baru digigit semut atau nyamuk kecil gitu aja langsung refleks bunuh itu makhluk, habis itu ngegaruk kulit

Lah kalo udah dikuburan gitu gimana sob?
Gimana?


Minta tolong sama siapa?
Temen main? Boro-boro masih inget. Paling ngajiin kita seminggu doang, kalo inget.


Mantan pacar? Paling ditangisin doang, sambil mengenang masa masa indah lalu yang malah bikin makin tersiksa dikuburan sana
 

Pacar? Udah ngegebet yang lain sob... udah gausah berharap banyak. atau ga dia lagi ngebangun benteng persembunyian, takut arwah lo gentayangin dia
 

Orang tua? Nah ini orang tua yang tiap hari doain kita, malah kadang shalatnya di dobel buat nambalin solat solat kita yang bolong
 

Didalam sana
Ada malaikat yang udah siap dengan cambuknya
Ular besar
Api
*bagi yang amalannya didunia buruk

Tapi disana akan ada kawan rupawan, makanan, tempat yang indah sebagai gannjaran orang-orang soleh dan soleha

Allahu akbar...
Apalah arti wajah yang rupawan, kalau sudah masuk kuburan pasti lama-lama berubah jadi tulang belulang. Ya makanya banyak nasihat, supaya jangan sombong.
Ga bisa mandi kan, ga bisa make up, ga bisa ke salon, apalagi selfie...
Semoga kita semua terhindar dari siksa atau azab kubur ya. Aamiin ya rabbal’alamiin

Senin, 09 Februari 2015

Hati-hati penipu disekitar kita

To the point langsung aja ya.

Zaman sekarang, ya sekitar dari 5 tahun belakangan ini 2010 sampai tahun sekarang 2015 penipu semakin cerdas, tuntutan hidup yang semakin sengit persaingan. Menekan beberapa pihak untuk melakukan hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan dan tidak diinginkan.
Seperti menipu yang berujung pada mencuri, pencurian yang berakhir dengan pembunuhan.

Ciri-ciri penipu saat ini:
1. Rapih
2. Sangat sopan
3. Terbuka, maksudnya dia ini luwes dalam menceritakan keadaan keluarganya dari anak, istri, orang tua, pokoknya terbuka banget dari segi apapun, sampai yang kita kira itu privasi ternyata ia ceritakan juga. Terbuka juga dari segi keuangan, ia tak segan memberitahu isi buku banknya.
4. Religius, pemahamannya mengenai agama juga dibawa-bawa, sampai melakukan "transaksi" dengan anda seringkali membawa-bawa Tuhan, mengerti agama.
5. Borjuis, tampilannya borjuis dari atas sampai bawah. Tapi kalau anda lebih jeli, biasanya ada salah satu dari tampilannya yang meragukan bahwa ia orang borjuis.
6. Berwawasan luas, pastinya dia memperlajari target sebelum menghampiri targetnya.
7. Kontak mata dan alur pembicaraan "mengena" kepada target dan orang yang masih di pihak target. Misalnya targetnya adalah anda. Anda sedang bersama teman, atau salah satu anggota keluarga, maka dia pun tidak melupakan orang-orang disekitar anda dan tetap interaksi dengan mereka.
8. Bicaranya lancar sekali, dia bisa bicara di telepon tanpa ada yang menyauti alias ngomong sendiri. Dan itu seperti sungguhan.

Wesh masih banyak ciri ciri yang lain.
(Asal anda tahu, saat saya mengetik hal ini, pembongkaran kasus penipuan ini, sebenarnya saya merasa diawasi, entah hanya perasaan saja atau masih ada pengaruh ilmu yang dikirim dari penipu itu. Makanya saya ceritainnya agak terpotong-potong)

Namun, ada satu kejanggalan dari penipu itu, yang saya duga adalah "pengAPESan".
Yaitu dia sepertinya menjalankan puasa, atau tidak minum apa yang disuguhkan target. Mungkin juga ada hari-hari tertentu untuk memangsa si korban.

Gini, anehnya lagi.
Adik saya sempat memfoto orang itu tanpa ada niatan apapun, dan di share ke snapchat. Tapi fotonya ga begitu mirip sih. Lalu saya screenshot, tapi keesokan malamnya hp adik saya mengalami gangguan saat membuka galeri menyebabkan dia menghapus beberapa fotonya. Ternyata foto si penipu itu juga ikut terhapus! Sayang sekali. Kesel sih, tapi mungkin dia masih dilindungi. Entah dilindungi siapa. Tadinya foto itu mau saya sebar luaskan dan dilaporin ke pihak yang berwajib (polisi) tapi gimana kenyataannya begini.
Saya ga ngerti betul cara backup di HP Oppo, soalnya settingannya ga sama kaya samsung dan lenovo.

Saya ngeshare ini, supaya untuk meminimalisir kerjadian kriminal. Selama ini kita cuma tau di media-media, cuma ngeliat aja, ini juga cuma baca dari blog saya aja, kalo udah ngerasain tuh beda lagi ~
Kita doain aja orang-orang seperti itu cepat disadarkan sama Allah dan diampuni dosa-dosanya.

Tapi tau ga sih ada firman Allah yang mengatakan, intinya, kalau ada yang mengerjakan keburukan maka Allah akan terus membiarkannya sampai ia berada di tempat yang paling binasa. Intinya gitu, saya pernah baca di makna Qur'an. Kayanya masih di juz awal-awal, salahnya saya ga nandain -_- jadi ga bisa jelas dalilnya. Kalau ada yang tau silakan dilurusin ya dengan dalil yang benernya.
Hmm ya bener sih, kaya koruptor aja kebongkarnya pas dia udah kaya, atau malah makin kaya terus menerus.

Sebetulnya saya ingin ceritakan beserta kronologi aslinya, dalam bentuk percakapan. Namun, saya takut disalahgunakan.

Senin, 26 Januari 2015

Bagaikan nurani

Terkadang aku ingin langsung mendengar semua jawaban Tuhan, 
Bagaimana caranya?
Aku hanyalah manusia penuh dosa.

Semua yang dikatakan Tuhan, tertulis di Qur'an. Lalu bisakah aku langsung bercengkrama dengan tuhanku?
Sungguh beruntungnya nabi Muhammad Saw yang bisa langsung mengetahui wahyu, setidaknya itulah jawaban dari Tuhan.

Pergi kemana ku mencari?
Jawaban manusia tak kunjung kebenarannya

Quran pun aku buka, kubaca maknanya. Belum juga ada yang pas.

Aku juga yakin bahwa nurani tak pernah salah,
Ku mencari jawaban nuraniku
Tak juga kutemui

Namun aku punya panca indera yang dapat mempengaruhi.

Nurani itu kuat sekali, padahal panca indera serta saraf motorik lainnya telah berusaha mempengaruhi. Berat sekali pekerjaanmu, nurani.
Sayangnya letakmu sangat jauh didalam.

Kamis, 08 Januari 2015

Bidadari di Pasar

Pasar tradisional, becek, lembab, bau pasar
Ya itu bukan bayangan yang salah, memang nyatanya seperti itu
Tapi ga sejelek dan sekotor yang kamu bayangin ya
Ada area yang ga seperti itu, khususnya di area jualan sayuran, buah, kue, jajanan, atau daging
yang becek itu cuma ada di area perikanan, dan itu yang paling saya hindari hehehe
I hate becek *peace*

Tawar menawar terjadi
Promosi pasar terjadi

Andai kalian lebih jeli melihat,
pasar pasti isinya ibu-ibu kebanyakan
dan bapak-bapak yang mengais rezeki atau suami suami yang menemani istrinya berbelanja

Bidadari itu adalah ibu-ibu dipasar

Ibu-ibu yang melangkahkan kakinya menuju pasar
Berbekal uang sekadarnya
Tenaga yang tidak se-prima dulunya
Memikirkan harus memasakkan apa untuk keluarganya dirumah
Bagaimana cara membeli kebutuhan dengan jumlah uang yang dibawanya
Panas terik pun dilaluinya
Atau sejuknya subuh dilewati saja dengan perginya ia ke pasar

Bidadari-bidadari itu berlalu lalang mencari kebutuhan
Ia tidak pernah memikirkan dirinya sendiri
Pasti ia memikirkan semuanya
Ia memikirkan bagaimana anak anak dan suaminya bisa menikmati masakannya
Suaminya suka pedas, anak-anaknya tidak suka pedas, anak yang satu tidak suka sayur ini, anak yang itu alergi ikan laut, dan sebagainya

Kadang saya sering ga tega sama ibu-ibu dipasar
Sering kali saya merasa iba
Entahlah mereka itu strong dan hebat hebat banget
Saya kadang merasa minder, saya masih muda tapi sering bersantai

Melihat mereka,
Terdapat senyuman tersendiri di hatiku
Perkenankanlah Tuhan merangkai peristirahatan nan indah untuk mereka semua

Mereka sangat mulia

Wajar saja kalau banyak ibu-bu yang sering marah atau sensitif
Karena sebenarnya job desk nya sangat berat
Meski itulah tugas seorang ibu

Ya Allah berkahilah selalu di setiap langkah kebaikan mereka.
Saya sangat mencintaimu para ibu di dunia ini
Saya sangat salut
Saya sangat sadar memaknai arti seorang ibu

Terima kasih ku tiada tara.