Senin, 29 Desember 2014

Orang Jepang Disiplin ?

Jadi waktu hari Selasa beberapa hari yang lalu ada orang Jepang yang datang ke kampusku. Sebut saja namanya Hiroshima, beliau bekerja di Indonesia sudah sekitar 5 tahunan.

Sebenarnya sebelumnya aku enggan datang ke acara ini, tapi setelah aku lihat narasumbernya adalah orang luar negeri yaitu dari Jepang. Maka ku datangi acara itu.
Ya dan menariknya dan anehnya si Hiroshima ini ga bisa pake bahasa Indonesia beliau menggunakan penerjemah hahaha

Oke aku sudah mencatat beberapa bagian-bagian penting dan menarik yang harus aku bagikan kepada kita semua (Orang Indonesia)

Point:

Kebudayaan di Jepang itu kalau makan harus habis, bukan karena takut nasi nya nangis seperti ibu-ibu Indonesia bujuk kepada anaknya ataupun seperti kata Agama islam mengajarkan bahwa hal itu mubazir. Tetapi mereka beranggapan jika kita tidak menghabiskan makanan maka itu akan megurangi rasa syukur ada petani yang telah menanam. Wah mereka sangat menghargai tenaga manusia ya :) dan pastinya lebih masuk logika yang berefek pada pendidikan moral

Terus orang Jepang juga disiplin dan rapih kan? Kenapa? Ternyata dari kecil sudah di didik seperti itu.
Nih diceritain juga, kalau anak-anak mereka pulang sehabis main atau berpergian kalau menaruh alas kaki nya sembarangan, anak-anak tersebut pasti dimarahi ibunya.
Wah disiplin banget ya.
Kesannya memang galak, tapi itulah ketegasan.
Lebih baik meluruskan pohon yang baru tumbuh dan masih muda dari pada meluruskan pohon yang sudh tua dan membatu.

Itulah contoh kebudayaan jepang yang Hiroshima ceritakan hehehe, cuma dua contoh ya. Tapi semoga saja terlaksana dalam kehidupan sehari-hari kita.

Sabtu, 06 Desember 2014

Kejahatan Sosial Media

Sekali-kali jangan pernah mencintai seseorang yang bersumber dari sosial media. Pokoknya jangan sampai deh kamu jatuh cinta abstrak, ga jelas asal usulnya kaya gitu. Cinta memang melumpuhkan logika. Paling susah juga menasihati orang yang sedang jatuh cinta. Tapi kalau orangnya memang real dan kamu mengetahui secara pasti dan jelas, itu beda cerita. Berarti orang yang kamu temui di sosial media adalah benar keberadaannya.

Emang kamu masih muda pastinya masih sering salah. Tapi please lah salahnya memang dalam bentuk yang konkret (nyata) aja. Bukan kesalahan dalam tanda tanya yg belum terjawab gitu.

Toh  kalau kamu pasrah, kamu pasti akan tenang, dan  pastinya perbuatanmu juga mengarah pada perbaikan diri.

Jangan sampai ya saudara saudari terjerat kejahatan sosial media.
Akibatnya bisa fatal dan minimalnya kamu bisa aja ngerasain trauma. (Emang mau trauma?)

Rabu, 19 November 2014

Karena Pada Akhirnya

Karena pada akhirnya
Semua kawan dikanan kirimu nanti akan menjadi orang semua
Orang yang benar-benar menyelami kehidupan dunia ini
Semuanya mempunyai penghasilan
Semuanya mempunyai pekerjaan
Semuanya mempunyai profesi
Semuanya mempunyai pendamping
Semuanya akan menjadi guru
Semuanya akan bisa semua
Karena pada akhirnya
Semuanya bisa

Lalu apa yang membedakan diriku, dirimu dan dirinya?
Apa?
Semua orang sudah bisa melakukannya
*Jawaban ada pada diri kita masing-masing*

Seleksi alam akan kita lalui semuanya
Kita semua akan berubah
Karena porsi kita semua sudah berubah

Karena Pada Akhirnya
Kau akan mengetahui semua, mengetahui lebih luas, lebih rumit, more challenging

Sabtu, 08 November 2014

Evaluasi Kemajuan

Hidup ini tak pernah lepas dari evaluasi
Kadang orang kalo lagi melamun itu ya lagi mengevaluasi, mungkin
Diriku pribadi mengaku banyak sekali keterlambatan yang harusnya sudah kualami
Ternyata didalam keterlambatan ini banyak hal-hal baru dihidupku

Ya memang beberapa dari itu bukan passionku
Namun hargailah kesempatan, semuanya tidak ada yang sia-sia

Aku sering berpikir
Harusnya aku sudah begini, harusnya aku sudah begitu

Ya ku syukuri terhadap penambahan penambahan kecil di hidupku, yang mungkin orang lain belum bisa mengalaminya

*Aku ingin bisa menguasai beberapa bahasa asing
*Pergi keluar negeri gratis menjelajahi negara-negara lainnya
*Ingin bisa memainkan satu jenis alat musik, biola
*aktif di salah satu cabang olahraga
*dan lain-lain.


Orang Terdaftar

Nama-nama orang yang telah tertera...
Adalah orang yang harus aku balas kebaikannya
Ingin sekali aku menyenangkan mereka
Namun apa daya aku belum mampu seperti apa yang kumau
Hanya doa-doa saja yang kupanjatkan untukmu, teman
Ku berdoa agar kau selalu diberi kemudahan-Nya, bahagia selalu

Kenapa cuma bahagia?
Karena penyebab bahagia ada banyak
Semuanya positif
Aku ingin kalian bahagia seperti saat kalian mengangkatku dari kegundahan

Kalian adalah salah satu jawaban Allah untukku.

Terima kasih teman-temanku :)

Pengabdian Sejati

Duh aku ini bukan siapa-siapa, tapi kenapa harus membicarakan kesibukan. Mungkin ini bukan kesibukan tapi ini urusan yang aku kehendaki untuk aku sibuki atau aku tinggalkan.
Aku suka dengan kegiatan tapi akan ku hiraukan jika urusan itu merenggangkan ku pada pengabdian sejatiku, kepada orang yang lebih pantas untuk aku layani, orang tuaku.
Aku begini atau begitu, semua berkat bantuan nyata dan doa dari ibu bapakku.
Tidak sampai hati aku meninggalkan mereka. Apalagi jika salah satu dari mereka telah mengamanahiku sesuatu. Permintaan mereka tidak akan aku abaikan.
Meskipun idealisnya begitu, aku terkadang menemukan ada saja penghalang niatku itu.

Jujur saja, untuk urusan penting lainnya akan aku kalahkan jika berbenturan dengan urusan orang tua. Pengabdian sejatiku tidak akan ku sia-siakan.

Selama aku masih bisa melihatnya langsung, tanpa angan belaka.
Sebelum semuanya terlambat.
Sebelum hanya dataran tanah dan batu nisan yang kuratapi.
Sebelum mereka enggan meminta bantuan kepadaku karena kesibukanku yang fana ini.

Bapak ibuku adalah keramatku, ridhanya Tuhanku,
Tak apa orang banyak yang memarahiku karena egois ini.
Beginilah cara mainku, aku akan tenang bekerja seiring aku mengabdi pada yang sejati. Tidak meninggalkan salah satu urusanku yang lain asalkan biarkan aku ada saat dia memintaku.
Aku sudah biasa bekerja ke beberapa arah dalam satu waktu.

Aku lebih tenang akan hal itu.

Ku tahu dan kalian pun tahu, penyesalan itu datangnya terlambat, penyesalan itu ditanggung sendiri.
Jadi aku tidak mau menyesal seorang diri hanya karena kehilangan kemurnian cinta diantara aku dan orang tuaku.

Sabtu, 27 September 2014

Tragedi 20 September 2012

Halo readers, udah lama ya ga denger cerita-cerita saya lagi?
*ga ada yang nyariin juga*

Seharusnya nih nulisnya kemarin, cuma kemarin itu lelah banget pikiran karena nyerap ilmu terus dari jam 08.00-16.00 dan pulangnya kena gerimis pula.

Dua tahun yang lalu 20 September 2012 tepat pada hari Kamis.
Hari luar biasa yang sangat menakjubkan bersama kedua sahabatku.
Hari saat aku berhenti hidup dari dunia ini untuk selama-lamanya berjumpa dengan para malaikat atau,
Hari saat aku mengawali hidup dengan trauma besar, atau
Hari saat aku mengawali hidup dengan tubuh yang cacat, atau
Hari saat aku mengawali di tempat yang berbeda, atau
Hari saat aku mengawali kehilangan kebersamaan bersama keluargaku dan kerabat karibku,

Hari
saat
aku . . .  .

*gelap, terasingkan, menyayat luka, riuh cepat, kejam*

Sudahlah, semua itu sudah berakhir dengan selamat atas pertolongan Allah yang maha berkuasa.
Alhamdulillah sampai sekarang bisa bertahan hidup.

2 Tahun kemudian,
Aku sedang mengayomi perkuliahan. Saat itu aku sedang berada diruangan aula yang besar memperhatikan cerita-cerita orang muda yang sudah mempunyai omset besar. Disini aku masih hidup, bukan di alam baka sana. Aku masih bisa terus berharap, berdoa, bertaubat. Harapanku masih bisa dilanjutkan dan semakin berkembang. Aku semakin bersyukur, karena aku masih hidup.
2014 ini dalam waktu yang sama aku mengikuti kegiatan ospek jurusan mendengarkan cerita cerita para orang muda sukses.

Malamnya aku pulang menyusuri perjalan yang indah, dibawah lampu jalan yang menerangi, ditambah lagi suasana menyejukkan di daerah perbukitan. Merasa tenang bisa kembali kerumah kontrakan bersama teman-teman yang ku sayangi.

20 September yang lalu, jika aku tidak diperkenankan dan jatah hidupku sudah habis. Mungkin namaku sudah tertulis dibatu nisan atau salah satu diantara kami bertiga yang sudah mendahului. Namun, sekarang kita semua masih mempunyai kewajiban menjadi khalifah, pemimpin di dunia ini. Berkatilah impian dan jalan kesuksesanku ya Rabb.

Hargailah jatah hidupmu kawan!

Aku bahagia jika kalian memanfaatkan hidup sebaik mungkin, mencoba peluang-peluang yang ada.
Aku tidak akan merasa dengki kalau kalian lebih sukses dari ku
Aku tidak akan merasa sedih jika kalian sudah sangat sukses dan sibuk, lalu sulit untuk berbincang denganku
Aku selalu mendukungmu kawan, songsonglah masa depan untuk orang tuamu, duniamu, agamamu.

Selamat berlayar, mengarungi ombak !

Sabtu, 16 Agustus 2014

Pelayanan

Pelayanan itu ya melayani, memberi waktu. Memberi waktu berarti memberikan bagian dari hidup anda kepada orang lain, yang membutuhkan pelayanan tersebut.
Mengapa orang lain membutuhkan pelayanan?
Karena semua informasi atau kebutuhan hanya bisa dibantu oleh sang pelayan ini. Pelayan memegang kendali besar, namun bukan semata-mata pelayan seenaknya saja memberikan hasil bukan prosesnya. Memberi informasi tanpa adanya informasi yang dimengerti oleh si pemohon.

Saat anda menyepelekan, main-main dengan pelayanan, bahkan merendahkan hak seorang pemohon disitulah nilai anda NOL (mengecewakan, menyedihkan, tidak dipercaya lagi, dan berdatangan dampak lainnya).

Berhati-hatilah dengan pelayanan, apalagi jika anda dibayar dan ikut suatu perusahaan. Jangan pernah rendahkan pemohon dari segi apapun itu, karena pada dasarnya anda berada diposisi pelayan. Berusahalah semaksimal mungkin dan jangan pernah berharap tinggi. Percaya saja, saat anda profesional-maka anda otomatis naik kelas.

Saya punya contoh nyata mengenai pelayanan yang tidak baik dan tidak sepatutnya terulang.

Sule: Halo bu, saya mau tanya. . .
Nunung: (belum selesai bicara udah disahut) Iya? betul dari siapa? ada yang bisa dibantu? (nada ga sabaran)
Sule: (mulai kehilangan konsen bertanya karena memikirkan kondisi si pelayan yang terburu-buru) saya dengan Sule, saya mau tanya apakah jadwal pelajaran saya bisa diganti?
Nunung: ga bisa
Sule: Gak bisa? (dengan nada meyakinkan, karena "bisa" sama "gak bisa" itu kedengarnnya hampir sama)
Nunung: Iya gak bisa, ya gak bisa, udah jangan tanya! udah ya.
Tut...tut...tut...
Bagaimana rasanya bila anda berada di posisi Sule?
Apakah puas dengan jawaban tersebut?
Apakah pertanyaan anda terjawab dengan jelas?
Apakah anda masih membutuhkan jawaban lain?
Apakah anda kecewa?
Apakah anda merasa bahwa pulsa yang baru saja anda beli jauh-jauh terbuang percuma begitu saja?
Sule merasa perjuangannya mendapatkan informasi diabaikan, padahal kalau di pikir dengan logis, Sule hanya butuh waktu Nunung sebentar saja untuk memberikan informasi yang jelas, Sule juga yang membayar perusahaan tersebut-sehingga perusahaan dapat mempekerjakan Nunung, Sule cuma nanya doang kok, kok Nunung ga nyantai gitu ya (lagi PMS kali ye..)

Intinya adalah pelayanan 0 ! Pelayanan tidak proffesional.
Saya yakin Nunung merasa kecewa atas perbutannya, namun apalah daya Sule telah berpindah kelain hati dan berusaha tidak menggunakan pelayanan Nunung lagi.
Satu konsumen melayang . . . selamat ya Nunung.

Pelajaran buat kita yang masih muda, yang belum terlanjur memberikan pelayanan tidak bagus, sebaiknya mengalahlah, layanilah, tetap sopan dan santun.

Sekian, mohon maaf apabila ada kesamaan tragedi, ini hanyalah untuk pelajaran kita semua. Terutama saya sendiri yang bermimpi dapat membantu sesama tanpa menyakiti hati.

Kamis, 14 Agustus 2014

Kacau

Gue emang paling gak bisa dalam hal surat-menyurat, undangan, laporan, dll segala tentang tulisan laporan yang super detail dan formal, pasti banyak kesalahan memalukan yang gue perbuat. Oh Tuhan, saya benci laporan.

Rabu, 13 Agustus 2014

Galih semangat TOR

Harusnya gue bikin TOR (Term of Reference) nih buat pemateri keren buat tanggal 19-21 September nanti. Jujur ini pertama kalinya gue bikin TOR. Gue mau share bagaimana perjuangan gue mencari gelar yang terpampang bersamaan dengan nama mereka, itu susahnya minta ampun, gue cari dari pagi-sore- malem, jadi megang hp terus gue dan mama udah mulai ga suka. Padahal saya juga ga suka megang hp terus, (manja banget sih nih hp gue pegangin terus) , saya capek dengan hal yang tidak pasti begini. Tapi akhirnya saya temukan juga, YEAH ! *orang paling bahagia sedunia, tanpa keliling dunia*

Tatap mata tajam......
"Oke sekarang gue yang sulit-sulit mencari profil orang, lihat nanti masa akan bergilir, nanti profil keren gue lah yang diburu orang-orang, hingga melegenda ketujuh turunan mereka"
Huft! efek capek dari hal yang ga pasti begini.
Kalo kata  Hayatinya Aron Ashab begini "Hayati sudah tidak kuat bang, bunuh Hayati di rawa-rawa" HAHAHA udah ada yang pernah nonton videonya belom? Kocak abis.

Bagaimana pun, bikin TOR itu harus dalam keadaan relax dan gue baru aja disemangatin sama 12 orang !
Mereka ngasih wejangan gini ke gue
"if you fall, just it off, don't let up, don't give up!"
Keren kan, mereka sampai bikinin lagu yang berjudul "Just Stand Up" dengerin aja, itu buat nyemangatin gue.

Hm.. jangan-jangan lu pada belum tau nih TOR apa?
TOR itu berguna untuk menjelaskan sedetil mungkin suatu acara, menjelaskan poin-poin apa aja yang perlu dibahas, intinya kaya nyeritain gitu loh. Ribet ya nih yg namain TOR, bikin bingung aja, padahal mudah karena kita mengetahui betul acaranya.

Sekian dulu deh, mau fokus TOR dulu, biar isi gagasan gue dibaca sama orang keren juga, orang keren udah nungguin nih. Permisi dulu ya, inget jangan ada yang galau lagi. Cerita aja sama gue di 7DFCD90D apa gunanya hidup kalau tidak bermanfaat buat orang lain.

Minggu, 10 Agustus 2014

Love is Crazy

Yes, Love is Crazy.
All of you have now
All of make you rich,
All of make you dignified,
When you found your true love
It seems small
For,
A person who you want to be your heart until the rest of your life
You can leave the precious things with easily,
Only for her who will make you become the best.

Ya sekarang saya percaya kalau cinta itu gila.

Iyalah gila, kita memperjuangkan hal-hal yang sangat berat, mengorbankan hal-hal yang sangat berarti, dan butuh keberanian sejati. Demi membayar rasa cinta kita pada seseorang yang bisa membuat kita seperti hidup selalu, membuat kita bisa mengabdi dengan sepenuh hati, dan mempersembahkan yang terbaik untuknya.
Orang lain yang tiba-tiba, Allah izinkan engkau rela dia masuk ke kehidupanmu dan sangat kau inginkan untuk menemani kehidupanmu until the rest of your life. (Mungkin doa mu buat dipertemukan dengan jodoh/pasangan telah tiba pada waktunya).

Saya ingetin lagi cinta itu gila, jadi jangan lakukan sesuatu yang biasa-biasa saja, kerdilkanlah rasa tidak mampumu, kerdilkanlah rasa takutmu. Sekarang jalanmu bersama Allah. Berikhtiarlah sesegera mungkin, semaksimal mungkin.

Next entry, I will talk about love is like a bussiness.

Minggu, 03 Agustus 2014

Berlaku Islam dikehidupan sekulerisme

Sekulerisme, pemikiran yang membedakan antara kehidupan dunia dan akhirat (tidak saling berkaitan) lebih kepada pemikiran logika manusia.
Ya sekuler itu sendiri punya beberapa tingkatan,
Sekuler berat (tidak mempercayai bahwa rezeki adalah pemberian dari Allah, namun dari hasil kerja keras usahanya)
Sekuler menengah (beri contoh sendiri, haha)
Sekuler ringan (contohnya kaya pergaulan)

Nah yang seringkali saya temui, atau bahkan kalian temui adalah sekuler ringan. Yang terkadang mengbolehkan kita melakukan itu yg seharusnya tidak dilakukan hanya agar diterima oleh lingkungan. Hidup seperti Islam sesungguhnya, menjadi hal yang kerap kali dipandang sebelah mata oleh pergaulan, memerlukan tekad dan prinsip yang tidak mudah goyah. Yang ita perlukan adalah bagaimana menyikapi untuk menyeimbangkan dengan sesama namun tidak mengganggu syariatNya.

Namun percayai, bahwa setiap kebaikan yang kita lakukan adalah do'a. Learning by doing.

Ya Allah, jika ku renungkan kembali banyak sekali dosa hambaMu ini. Lemahnya hamba ini yang gampang dipengaruhi emosinya. Mudahnya layu dalam perjuangan karena seringkali terhanyut dalam angin menjauhiMu.

Tantangan kita banyak sobat.
Dan, pesanku untuk perempuan yg saya sayangi. . .aku punya pesan yang agak memberatkan dirimu, tapi paksalah dirimu untuk ini. . . berkerudung. Berkerudung sampai dada, memakai pakaian tidak ketat, dan pakailah kaos kaki. Aurat perempuan yang sudah akil baligh adalah seluruhnya, kecuali wajah dan telapak tangan (ada ayatnya, cari deh di google abis itu buka Qur'annya).

Dulu saya kalau lihat orang yang kaya diatas itu, saya pasti berfikiran ribet, ga banget, kolot. Saya juga ga tau bukti-bukti pastinya, kaya ayat dan haditsnya. Inilah akibat dari menjauhi kebaikan.

Tapi percayalah itu (menutup aurat) adalah doa, sekarang saya berusaha mencoba seperti diatas, fine-fine aja, sebagai hamba yg bertanggungjawab saat mengetahui itu kewajiban. Bukan masalah kepribadian. Kejelekanku hanya karna ku, namun kewajibanku karena aku mencintai Sang Penguasa semesta alam, berusaha selalu dekat dengan-Nya, mendapat perhatian-Nya, dan memang aku jatuh hati padaNya. Sungguh, indah.

Kamu mau coba kan?
Balasannya, insya allah surga kelak.
*Dampingi juga kewajibanmu, bahwa surga dibawah telapak kaki ibu, dan kalau kamu sudah bersuami taatlah pada kebaikannya.

Surga ada apaan aja. Saya belom kesana, tapi hati udah berbunga-bunga membayangkannya. Sampai lupa diri, kalau saya masih banyak dosa. Tolong keihlasan memaafkan saya ya :)

Kamis, 31 Juli 2014

Naga

Aku iri pada naga yang bisa terbang jauh tinggi menembus awan, menembus belahan bumi manapun, menembus waktu, terbang dengan gaya sesuka hati, menyelam ke lautan, mematikan bahaya dengan sekejap saja.
Membeku dalam kesunyian
Mencair karena keakraban
Hangat dengan tetesan kasih sayang
Mengeras karena perbedaan
Rapuh karena perlawanan
Bersemi karena saling mengerti
Tersengat halilintar saat tiba waktunya kalimat . . . kepastian harus diarungi

Gelisah
Lelah
Berharap

Gelisah akan masa depan
Lelah saat bertanya-tanya tanpa ada jawaban
Berharap musim semi selalu dalam periodenya

Senin, 28 Juli 2014

Menulis

Menulis itu harus telaten
Yang saya rasakan saat ini adalah krisis ketelatenan
Jarang main blog, sering baca artikel dari luar, sering bepikir sendiri, dan nulis sekadar untuk saya sendiri.
Kapan ya tulisan saya bisa berpengaruh buat orang lain?

Rabu, 16 Juli 2014

Sahabat

Wajah-wajah baru kutemui
Tak pernah kuduga engkau akan menjadi sahabatku
Mengarungi perjuangan bersama
Menyelami impian
Mewarnai hari
Tau banyak hal tentang hidupku
Memberi banyak emoticon ditiap hariku

Kita sekarang udah banyak yang berubah!

Oke sahabat-sahabat gue di SMP atau pun SMA (female and male) yang kalo ketemu pasti ada aja yg di bully, bully bergilir hahaha. I feel them like my home, I love them so much !
Gue yakin kita akan menjadi orang yang sukses !
Membayangkan diri kita ini  berkumpul lagi 10 tahun kedepan, itu artinya umur 29 tahun ya? haha pasti udah banyak banget berubah dari penampilan dan mungkin sikap :) Awas aja lu pada sombong haha langsung serangan aib dari masa lalu haahaha

Gue ga nyangka kalo kalian itu temen-temen gue dulu yang make seragam samaan sama gue, minjem pulpen, pensil kadang ngasihnya terlalu santai alias dilemparin aja, abis itu ga balik lagi wkwk, yang belajar bareng, nyontek PR juga jamaah yg udah mentok banget, ngisi ulangan juga kadang udah ada strateginya tersendiri-punya kode sendiri, dihukum bareng-bareng, jajan bareng, bagi jajan, makan bekal bareng, bagi minum kadang tanpa permisi dulu tau taunya udah habis aja, saling ngajarin sampe ngerti sampe berantem abis itu ketawa bareng-bareng lagi, saling ngatain tapi tetep sayang, saling ngalah, gue inget banget dulu seperti tidak dianggap perempuan dan gue menjadi liar, saling curhat sampe bosen topiknya itu itu aja akhirnya sebelum cerita udah ketebak duluan, ngebully temen yang lagi deket sama gebetan sampe terdengar ke telinga si doi akhirnya doi sampe illfeel haha, kadang ngambek soalnya cemburu ini deket sama ini-yang itu ditinggalin haha, saling rival nilai, persaingan yang sengit diantara sahabat, saling marahin kalo ada yang loyo dikit, saling maklumi kelemahan satu sama lain, rumah jadi banyak bisa kerumah ini atau itu haha, punya mama dan papa banyak, ada tempat mengadu, saling ngingetin sholat kadang tunjuk-tunjukan siapa yang jadi imam, haha ada yang baca al-fatiha nya kecepetan, ada yang sarung mukenanya melorot, ada yang baca suratnya dilongkap, ada yang gangguin solat, dan solat batal, ngambil wudhu lagi parah! jangan dicontoh. sesat. wkwk

Wah banyak banget lah. I lovvve you guys!

Open Story II

Oh ya, buat yang mau curhat-curhat  insya'allah gue bisa membantu dengan PIN: 7DFCD90D
dengan konteks request "Open Story". Selain itu maaf ga gue respon :')

Gue baru ganti PIN nih, karena memori BBM gue udah berat dan gue sama sekali ga inget passwordnya apa hehe.
Well feel free to sharing with me, Verina. See you!

Kamis, 26 Juni 2014

Waktu Tuk Menunggu

Terlalu banyak waktu untuk menunggu
Hal yang sia-sia
Tapi tak kunjung berubah

Saat sudah datang yang diharapkan
Sudah hilang rasa menggebu
Terkikis waktu dan emosi

Lagi-lagi menunggu tanpa kabar
Lelah sekali melihat hal yang sama sembari menunggu
Lagi dan lagi kuharus menunggu

Jenuh
Membuat diri membatasi ini dan itu
Karena menunggu yang sedang ditunggu ini

Berharap perubahan itu cepat datang
Tanpa harap diatas ruang kukenali ini
Dan waktu yang tidak akan pernah menunggu

Ini yang kubutuhkan
Tapi yang itu tidak
Segera membuang tanpa terpikirkan lagi

Sedang berputar pada roda lewati kerikil dan lubang
Roda perjalanan yang kutunggu sedari tadi
Banyak pendukung yang kubutuhkan

Maaf aku mengabaikanmu yang lain
Disana tepat sorot mata batinku
Ada satu yang harus kubawa menyelami berbagai rasa hidup

Cukup Sudah.

Jumat, 20 Juni 2014

Permasalahan Remaja

Berbicara fakta mengenai permasalahan remaja saat ini. Remaja tidak jauh dari hal pencarian jati diri dan cinta monyet.

Oke sekarang saya akan membuka topik mengenai cinta monyet. Maaf ya tentang percintaan lagi, karena menurut saya hal ini perlu diperhatikan.
Menurut saya, saat ini cinta monyet sudah berevolusi dan sudah makin menjadi-jadi permasalahan. Saya katakan sudah tidak ada lagi cinta monyet, sekarang adanya "Cinta Serius" yang seharusnya tidak terjadi pada anak-anak dibawah umur. Gini ya, orang dewasa aja harus berhati-hati dalam urusan cinta bagaimana yang masih kecil tho. Sekarang cinta itu sudah bagaikan bumerang. Hati-hati buat para orang tua, jangan sesekali menganggap anak anda membicarakan cinta sebagai lelucon.

Anak SD sekarang sudah banyak yang berpacaran, saling memanggil mimi pipi, punya janji setia, dll. Oh Godness-ga seharusnya! Mereka melakukan hal yang tidak seharusnya mereka mengenalnya lebih dalam. Fokus mereka kehilangan arah, masa anak-anak terkikis, prestasi bukanlah menjadi tujuan.
Rasa suka itu wajar, tapi sangat beda sekali dengan jaman saya SD dulu 10 tahun yang lalu dengan saat ini. Sekarang ini sudah makin sirna rasa malu, makin berani aja menyatakan rasa cinta satu sama lain, dan parahnya kalau orang tua hanya menganggap ini lelucon. Hancurlah sudah.

Diatas anak SD halah pacarannya sudah makin menjadi, sudah berpegangan tangan, berdekatan, kissing (Oh Godness!), udah berani berpelukan dan bahkan accident. Subhanallah.

Dan buat lo, lo pada anak muda yang masih belum juga ketemu jodohnya.
Serahkanlah semua urusan masalah jodoh lu kepada Allah SWT, karena ya jodoh itu bisa berupa tempat kerja, kampus, tempat makan, right?

Jadi doa tuh yg jelas, spesifik. Asal lu tau aja sebelum lu tercipta juga tuh ya udah ada nama jodoh, rejeki, umur di lauhul mahfudz.

Apaan sih lauhul mahfudz?
Oke sepengetahuan gue ya lauhul itu sebuah catatan atau kitab yang mencatat data seseorang-dan mahfudz adalah terjaga. Jadi suatu catatan yang sangat terjaga, gatau disimpennya dimana, terdapat takdir yang sama sekali ga bisa diubah dan cuma Allah aja yang tau.
Kalo anak IT bilang sih, database.

Jadi ya, buat lu pada yang sekarang lagi modusin cewe atau cewe, yang gampang sekali termoduskan segeralah taubat dan sadar hei. Gausahlah lo usaha-usaha buat dapetin pacar, takut lo ga dapet jodoh, takut lo ga laku? Come on guys! buanglah pemikiran Primitif itu.
Masa depan lo masih panjang (Sepanjang Tol Jagorawi)
Banyak mimpi yang masih tergantung (Gantungan baju dibelakang pintu banyak tuh)
Mimpi-mimpi lo untuk menjadi orang sukses gemilang
Sumpah gue jamin banyak manusia didunia ini, ga mungkin lu ga dapet pasangan
Kalo dari semua manusia itu ga ada yang cinta sama gue gimana dong?
Berarti lu kurang bersinar (Bawa lampu sorot biar mantep)
Pancarkan sinar kesuksesan lo dong (Penampilan jangan melambai)
Lama-lama juga pasti ada yang silau (Jangan pernah pake gigi emas-mata gue sakit)
Ah gue udah kaya, semua udah ada, cuma pasangan sejati doang nih gua belom nemu (nyari di omegle-salah fokus!)
Mungkin lu belom upgrade kedekatan lu pada Allah, sholat, puasa (Tobaat)
Gua udah sholeh/sholehah, kaya raya lagi, belom dapet juga yang sejati. Gua dikhianati terus. Apa salah gue? (Masih punya hutang ke gua?)
Intropeksi sikap lu udah belum? (Nenteng kaca kemana-mana)
Udah sih, semua temen-temen gue bilang gue orang yang yah diatas rata-rata, baik hati dan tidak sombong lagi oh ya rajin menabung juga hahaha (pede abis lo)
Terus udah dapet yang mau menerima lo apa adanya ga?
Belom,semuanya nerima gua karena ada apanya. (makanya jadi sederhana aja jangan suka pamer ah)
Oke tadi itu kan menurut pendapat temen-temen lu ya, nah gimana sikap lu terhadap kedua orang tua lo
Ya gitu-gitu aja sih, seperlunya aja gue dateng  orang mereka udah mapan kok (dari lu dikandungan udah diurusin -_-)
Nah disinilah letak terhalangnya sinar lo itu, lo bisa berlaku Perfect dihadapan kolega lu, partner kerja lu, tapi sama orang tua kok sikap lu ga menghormati dan ga respect gitu. Coba deh sekarang lu minta maaf sama mereka dan perbaiki hubungan lu dengan orang tua dan keluarga lu sebelum elu membina keluarga.

Akhirnya Allah ridho untuk memberikannya jodoh setelah orang tuanya ridho. Bertemulah ia dengan sang pujaan hati sejati. Selamat menempuh hidup baru.

Lho kok udah married aja ceritanya. Hahahaha salahkan saraf motorik gue yang terus mengetikkan pikiran gue ini. Begitulah banyak sekali yang harus kita tempuh. Semuanya itu ga ada yang sia-sia, karena proses itulah yang akan menguatkan. Jadi buat kita anak muda, santai aja ya, serba terbukalah kalian pada orang tua dan rajin berdoa sama Allah. Supaya keep on Him track dan ga keluar jalur. Oke. Setuju?

Coba kalo lu tadi udah nikah aja, sebelum kuat modal mental, agama dan finansialnya, pasti rentan terkena masalah. Sukses jadi terhambat, terus hidup lu jadi terbengkalai, terlantar dan cerai sudah menjadi option hidup, ingatlah kalian perceraian adalah hal yang dilaknat Allah SWT dan bisa menggetarkan arsy. Nauzubillahimindzalik.
Cuma kalau ada yang sudah terlanjur seperti ini sabarlah kalian, inget niat awal kalian membina keluarga buat apa. Kalau niatnya juga udah salah, lebih baik keduanya bertaubat dan tetap semangat, saling menyemangati dan mendukung dalam menjalani peliknya hari-hari, tetap optimis dan fokus akan masa depan.

#ThinkLonger
#ActionAdjust
#Tega(s)!

Saya hanyalah mengungkapkan apa yang perlu disampaikan, banyak kesalahan dalam berbahasa, cara pengetikan, maafkan saya. Saya berfokus pada permasalahan. Kritik dan saran ditampung banget. Terima kasih.

Salam kedamaian, Verina.

Open Story

Dear, Jiwa-jiwa ora ngalor ora ngidul

Buat yang punya masalah berat, sangat berat, galau, atau apapun yang butuh sebuah keputusan. Bisa diskusi dengan gue, tidak memandang umur, ras dan agama. Dijamin kerahasiaannya. Tapi semua argumen yang akan gue keluarkan pasti menurut agama yang gue percayai. Sebelum kalian yang emang mau curhat, perlu diketahui bahwa gue adalah orang yang rada ngotot terhadap satu pendapat. Jadi kalau gue memberi solusi ya itulah ya menurut gue terbaik. Bagusnya bisa memudahkan lu dalam mengambil keputusan. Bukan berarti gue juga ga fleksibel dengan pendapat orang lain lho ya.

Oke siapaaapun yang mau curhat, masalah apapun yang masih dijangkau dengan pengalaman gue, inshaa allah gue akan membantu mencari solusinya.
Buat yang spam, nikung atau tidak bekeperluan lebih baik mundur saja.
Kalian bisa menghubungi gue langsung di PIN 741BC4B8 dengan konteks pesan "Open Story"

Ditunggu ya cerita-cerita dari kalian, ga sabar. See you!

Jumat, 30 Mei 2014

Rerumputan hijau terhampar luas
Tetapi mengapa hatiku tidak bisa seluas hamparan hijau ini
Petir bersahut sahutan
Tetapi mengapa diantara kita tidak pernah bersahut sahutan seperti ini
Awan selalu berjalan bersamaan
Tetapi kita tidak pernah bisa
Bentuk awan selalu berubah dengan perlahan hingga membentuk abstrak
Seperti kita yg abstrak dan tidak tahu kepastian kapan kita dipertemukan

World

One person cannot change the world
But you can become the world for someone
A warm, bright and peaceful world
If everyone can be such a world to one person
One become ten people, and then a hundred
The world be full of happy people then
#FBND

Senin, 12 Mei 2014

Pengenalan Dasar Ekonomi Islam

Assalamualaikum wr.wb

Pada sesi kali ini, kita akan membahas ilmu ekonomi secara umum terlebih dahulu.
Ilmu ekonomi itu muncul dikarenakan adanya masalah, masalah kelangkaan. Kelangkaan yang dimaksud adalah ketidakseimbangan ketersediaan sumber kebutuhan dan keinginan dengan kebutuhan dan keinginan itu sendiri. Ketersediaan sumber kebutuhan yang terbatas dan kebutuhan manusia yang tak terhingga menyebabkan terjadinya ketidakseimbangan.

Menurut anda apakah mobil termasuk barang langka?
Jika anda menjawab tidak langka karena mobil dewasa ini ditemukan dimana-mana, bahkan dipelosok daerah pun masih serig kita jumpai. . .maaf jawaban anda salah.
Mobil merupakan salah satu barang langka karena banyaknya masyarakat yang menginginkannya namun tidak mampu untuk memilikinya. 

Lalu apa peran ilmu ekonomi?
Peran ilmu ekonomi disini adalah mencari solusi bagaimana manusoa mengelola keterbatasan sumber daya sebagai alat pemenuh kebutuhan dan keinginan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia yang tidak terbatas.

Apa bedanya ilmu ekonomi umum dengan ilmu ekonomi Islam?
Pada ilmu ekonomi umum, dalam menghadapi masalah cenderung menggunakan pemikiran manusia yang belum tentu kebenarannya. Dalam ekonomi Islam belajar agar ajaran Islam bisa terintegrasi dan teraktualisasi dalam kepribadian kehidupan sosial, seperti saat kita menghadapi pekerjaan yang berhubungan vertikal dan horizontal. Ilmu ekonomi Islam semuanya berpusat pada Al-Qur'an dan Hadits yang masa berlakunya tidak luntur oleh sifat manusia yang dinamis dan kompleks. Cukuplah masalah ekonomi ini diselesaikan dengan paham Islam tanpa membawa-bawa nama Islam, karena tidak semua orang  bisa menerima. Berbagai masalah ekonomi meliputi keadaan sosial kaya dan miskin, pemerataan harta, zakat, perniagaan telah disampaikan oleh Al-Qur'an dan Hadits. Misalnya;

Pemerataan harta:
 …كَيْ لا يَكُونَ دُولَةً بَيْنَ الأغْنِيَاءِ مِنْكُمْ…. (الحشر: 7)
“… Supaya harta itu jangan beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu….” (Al-Hasyr: 7) 
Jika ayat tersebut diterapkan dengan sunggguh-sungguh maka tidak akan ada keinginan manusia yang melewati kepuasan, tidak seperti pada saat ini banyak manusia yang melewati batas kepuasannya hingga berujung pada kerusakan.

Didukung juga oleh ayat (Q.S. Al-Furqan/25: 67):

وَالَّذِينَ إِذَآ أَنفَقُوا لَمْ يُسْرِفُوا وَلَمْ يَقْتُرُوا وَكَانَ بَيْنَ ذَلِكَ قَوَامًا“Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebih-lebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian.” (Q.S. Al-Furqan/25: 67).
وَءَاخَرُونَ يَضْرِبُونَ فِي اْلأَرْضِ يَبْتَغُونَ مِن فَضْلِ اللهِ
“Ada di antara kamu orang-orang yang sakit dan orang-orang yang berjalan di muka bumi mencari sebagian karunia Allah.” (Q.S. Al-Muzammil/73: 20).
Perbedaan mendasar antara kebutuhan dan keinginan adalah letak sumbernya. Bahwasannya kebutuhan itu bersifat rasional dan bersumber dari akal manusia sedangkan keinginan itu sifatnya emosional. Kelangkaan terjadi karena sifat manusia yang serakah.Tapi kita sebagai manusia berpotensi untuk bertakwa. Jika kita sudah berurusan dengan dunia, Tuhan bisa hilang. Ini sebuah catatan bahwa agama adalah realistas. Segala kebutuhan harus digunakan dengan baik agar tidak menyebabkan banyaknya umat yang didzalimi.
Misalnya seperti kita berpuasa, pada saat adzan maghrib berkumandang kita semua menyegerakan diri melepas dahaga, Pada tegukan minum pertama terasa sangat puas, lalu minum selanjutnya sudah mulai berkurang. Seharusnya hal ini terjadi pula saat mengendalikan keinginan kita terhadap sesuatu.

Sekiranya ini yang dapat saya sampaikan, mohon maaf dan mohon dibenarkan apabila ada kesalahan. Saya berharap dengan pengenalan dasar ini pembaca bisa mengerti esensi dari Islam mengenai ekonomi dan bisa diterapkan bersama. Bersama kita bisa menuju ekonomi rabbani. *Takbir* Allahu Akbar!

Wassalamualaikum wr.wb


#KOMINFOContest

Minggu, 11 Mei 2014

STEI TAZKIA Kuliah Berdimensi Ibadah


Masjid ini sih gue sering lewatin kalo gue lagi jalan ke Sentul City, pas banget keluar tol Sentul Selatan belok kiri udah kelihatan. Keren juga nih kayanya nih kampus. Modern dan berpaham Islam, pas banget buat gue yang pingin dapet ilmu dunia dan akhirat.

Tiba-tiba otak gue iseng  munculin pertanyaan gini “Yakin gak mau masuk PTN?”
ya setelah  gue pikir-pikir panjang dan bolak-balik gue memantapkan diri untuk berjihad disini. Lalu datang hidayah, “apalagi hidup gue kan singkat, semua kegiatan gue dari menuntut ilmu, jalan-jalan, ngabisin duit, ngabisin, ngegunain tenaga harusnya berdimensi ibadah”.

Wah bisa jadi tujuan masa depan gue nih kampus. Ngomong-ngomong masjid yang bergaya Spanyol itu apa namanya? Oh Masjid Andalusia. Pantas aja bergaya Spanyol. Papa gue bilang yang punya kampus ini namanya Pak Syafii Antonio, beliau orang yang sangat cerdas dan bidang yang beliau tekuni itu ekonomi syariah.

Ekonomi? Seketika  gue tertarik. Berpikiran bahwa nanti semua hal butuh uang dan uang itu berperan sangat penting buat kehidupan gue, orang-orang sekitar gue, keluarga gue yang akan dipertanggungjawabkan diakhirat kelak. Dengan uang kita bisa mendapatkan keberkahan dan menyebarkan anugerah tapi kalo salah-salah menggunakannya. . .


Lalu cita-cita untuk menjadi dokter mau dibawa kemana??

Mau dibawa kemana? Dokter . . .Ekonomi . . .Dokter. . . Ekonomi . . ?

oke gue ikhlas untuk banting setir menjadi Dokter Ke-Uang-an! *big smile* lagi pula jurusan bisnis manajemen islam cuma ada di STEI TAZKIA.

Sekarang saatnya merubah mindset untuk menjadi orang yang berkecukupan alias Sukses, Kaya dan Bahagia. Dengan sukses gue bisa kaya, dengan kaya gue bisa membayar fasilitas ini itu bahkan dokter gue bayar, semuanya menjadi ketenangan, nah inilah bahagia.

Februari 2013 : Beli Formulir-Ujian-Lulus dengan grade memuaskan.

Materi ujiannya tuh ada psikotest, mtk dan beberapa soal umum ekonomi  seinget gue sih itu aja deh. Tapi soalnya beda sama soalsmart test. Diujian masuk, usahain dapet grade untuk  meringankan orang tua. Menurut sudut pandang gue dan teman-teman, biaya di TAZKIA ga begitu mahal kok dibandingin swasta lainnya.

Setelah gue resmi menjadi mahasiswi STEI TAZKIA, gue mengikuti matrikulasi wajib.  Pada matrikulasi ini menyiapkan batin untuk berjauhan dengan keluarga. *tears* Tenang bisa pulang tiap weekend kok.

Semingu pertama kita mengikuti PORTAL yaitu Pekan Orientasi dan Ta’aruf Almamater. Mungkin kalau di universitas lain namanya Ospek, dengan segala atribut-atribut aneh bin nyusahin binti butuh budget yang ga sedikit. Masa orientasi (PORTAL) di STEI TAZKIA ini benar-benar berbeda karena ga ada tuh yang namanya atribut aneh, pada masa ini adanya games bersensi Islam, motivasi training, dan rutin berkumpul dilapangan dengan pakaian muslimah dan wajib tepat waktu. Pakaian muslimah keseluruhan, harus pakai kerudung dibawah dada dan tidak terawang, pakaian juga harus panjang.

Di kegiatan PORTAL ini gue merasakan inilah “Maha-siswa” yang berani mengeluarkan pendapat, kreatif, cerdas dan aktif. Beberapa perbedaan kontras di SMA yang bikin gue salut adalah adanya pembatas kain antara ikhwan (laki) dan akhwat (perempuan) pada saat acara motivasi, pembekalan kepemimpinan, muhasabah serta acara kajian lainnya. Selain itu gue salut saat penggunaan bahasa asing itu aktif dipakai disini ada yang lancar banget bahasa arabnya. Bersyukur bisa mempunyai kawan-kawan cerdas seperti mereka dan masuk dalam lingkungan positif ini. Di setiap pembicara acara ada aja yang bikin gue merinding atas kata-kata super mereka.

Oke PORTAL sudah selesai, ini saatnya kuliah dan program pembinaan.

Program pembinaan itu meliputi ibadah dan kegiatan kita selama di matrikulasi , pembinanya itu mayoritas alumni TAZKIA.  Kita punya kegiatan wajib mingguan yaitu Ta’lim semacam mentoring atau diskusi gitu. Tiap sub-asrama punya pembinanya masing-masing. Shalat kita dilatih tepat waktu, Ta’lim dengan ustadz dihari-hari tertentu, puasa sunnah Kamis, Tahajjud, menghafal Juz amma. Ada beberapa poin ibadah dari yang tadi gue sebutin itu emang wajib diabsen, kalau akumulasi absennya kurang bisa terancam tidak bisa ikut ujian.

Tentang perkuliahan, jadi awal semester itu ada pembekalan bahasa secara intensif selama 3 bulan. Gue kedapetan kelas bahasa Arab dari hasil  placement test, setiap hari tuh gue belajar bahasa Arab. Alhamdulillah bahasa Arab mudah dimengerti kok, ternyata Islam itu memudahkan ya. Tapi gue mengalami kesulitan saat belajar menulis, soalnya ada harakatnya  dan panjang pendeknya, salah dikit aja beda makna. Dosen gue  t.o.p banget deh banyak dari mereka yang lulus dengan gelar L.C (lulusan Al-Azhar, LIPIA), bersemangat, menghibur dan on time. Pertama kali gue diajar itu sama Ustadz Iwan, suaranya menggelegar, ekspresinya dapet, ilmunya nyampe, ga bisa ngantuk dikelas. How a great opening moment!

Muncul pertanyaan  kenapa sih kok gue manggil beliau Ustadz atau Ustadzah emang mereka ulama yang sering dakwah apa?
Oh...ternyata arti ustadz atau ustadzah adalah guru :)

Tentu ada kuliah pelajaran yang mengerucut pada ekonomi Islam. Suasana belajar disini tuh indah banget, ga cuma belajar-belajar, menghafal gitu aja tapi gue pribadi menjadi paham. Dosen dosen gue itu ga cuma ngajar, ngasih tugas, ngabsen,  balik. Tapi beliau itu membagi pengalaman mereka, membagikan ilmu mereka sekalipun itu sedikit, menjadi motivasi buat kita, menghibur mengundang tawa, baik hati, all over  mereka bagaikan gudang ilmu dengan pintu terbuka. Gue menyayangi mereka, ukhuwah diantara gue-teman-dosen-staff senantiasa tumbuh dengan halus.

Buat yang ga pernah belajar ekonomi sebelumnya jangan pernah takut ga bisa, kita semua belajar dari awal alias pemerataan ditahun pertama. Lalu bagi yang ga pernah belajar bahasa Arab juga gausah takut, kita semua diajari dari awal. Gue pernah merasakan otak gue  sudah kepenuhan dan menolak kata-kata asing yang menyebabkan gue dehidrasi, mual dan nyaris pingsan. Hahaha ekstrim. Yakin semua  ga ada yang sia-sia selagi yakin dan bersungguh-sungguh dimanapun itu

Asrama sehari-hari disini Alhamdulillah nyaman, kita belajar terus bersyukur dengan kenyataan. Oh ya, makanan di asrama Alhamdulillah bergizi dan enak. Gue yakin kalo beli diluar ini bakalan menguras banyak uang.
 
Ini beberapa contoh makanannya.
Inshaa Allah tepat kuliah di STEI TAZKIA, yang ada malah beruntung IQ, SQ dan EQ dapat semua. Tiap 2 minggu sekali kita ada kajian SKB (Sukses, Kaya, Bahagia) di Masjid Andalusia Sentul, seringkali diacara ini mengundang orang-orang hebat (semoga ketularan), semua yang dibekali disini itu untuk pembentukan karakter kita. Menjadi seorang muslim, tunjukkan bahwa kita adalah muslim penggerak ekonomi rabbani. Inshaa Allah efektif dan efisien menimba ilmu disini. Ya meski setahun pertama ini bisa kita sebut sebagai “Maha-Santri” sih hihihi.

I Love STEI TAZKIA!

#Kominfocontest

Kamis, 20 Maret 2014

Love You Full Papa

Love You Full Papa.
Beliau adalah manusia terkeren yg pernah aku temui. Ibaratnya beliau adalah pahlawan yg tak kenal cuaca, hambatan yg menerjang dan kondisi apapun. Beliau selalu mengerti aku. Memperjuangkan apapun demi kebaikanku. Membelaku. Menaikkan ku lagi saat ku terjatuh. Memberi tahuku saat ku terbutakan oleh keadaan. Mengetuk hatiku saat hati ini mati, tak peduli. Beliau juga sangat rendah hati meminta maaf padaku saat tak bisa megantarkanku ke suatu tempat. Sangat memikirkan akan keadaanku. Ilmu kehidupan dan emosi yang beliau ajarkan lewat sikapnya. Kedermawanannya. Kegagahannya. Kehumorisannya. Beliau tidak pintar memainkan gadget terbaru tetapi sangat pintar melihat peluang, memahami kondisi anak, menasihati. You are perfect. Terima kasih Allah telah menjadikanku anak dari papa yg sangat berjiwa pahlawan ini. Aku mengangkat tulisan ini karena aku bangga dengan papaku dan sangat bersyukur. Maafkan aku jika membuat iri sebagian dari kalian. Setidaknya ini menggugah hati kalian untuk berdoa agar ayahmu berubah menjadi lebih baik atau mengetuk hati para ayah yg masih disibukkan oleh urusan materi dan egoisme semata.

Doaku:
Ya Allah izinkan aku untuk menjadikan beliau orang yang paliiing bahagia karena telah memiliki ku. Berikanlah kesempatan itu ya Rabb secepatnya dan mampukanlah aku. Aamiin.

Selasa, 04 Maret 2014

Secret Admirer

Maybe you will never know that.....because i'll never ever to show it. Gue ga tau dengan siapa aja lo berinteraksi via virtual. Gue ga tau pesan gue dibales ke berapa kalinya setelah.....
Gini ya lo kan ga jelas bakalan jadi siapanya gue, jadi gue cuma bisa seneng aja kalau emang ga sengaja liat lo, just it.
Sedih juga sih.......tapi gue ga mau lebih sedih kalau pada akhirnya kita bukan siapa-siapa.
Keep on my principe never with anyone who....doesn't have sure for my future.
Hahaha funny. I will grab for the best one and faith forever only. That's more than enough. Just enjoy your life guys!

Kamis, 27 Februari 2014

Ingatlah Surga

Bismillahirrahmanirrahim.
Ini renungan setelah ta'lim rutin bersama ayahanda Hasan di mushola matrikulasi STEI Tazkia tercinta.

Apa sih di benak kalian kalau ngomongin surga?
Pasti intinya menyenangkan kan, lebih ajaib dari kantong doraemon yg bakalan wujudin apa saja yang kita mau.

Kenapa aku posting ini?
Karena aku baru tau, kalau ternyata surga itu kekal, indaaaah dan menawaaan sekali. Subhanallah.

Semua orang juga tau kalau surga itu indah. Jadi apanya yg beda?
Sebenarnya aku sendiri yg merasa sangat takjub sampai bergetar dalam hati ingin sekali menangis, bahwa surga itu benar-benar nikmat. Dulu aku biasa saja dengan surga. Tapi sekarang aku sangat tertarik. Karena di surga itu bebas. Kita bisa bertemu dengan orang-orang yg kita cintai lagi kalau mereka juga masuk surga (insyaallah), disana tidak ada rasa kantuk, lelah, sakit, semua yg disana umurnya muda, tinggi dan besarnya juga di sama ratakan seperti kakek nenek kita, Adam dan Hawa.
Aku diceritain kalau nanti di surga tinggi kita jadi sekitar 30 meter. Subhanallah.
Oh ya katanya kalau suami kita masuk surga, dan istrinya soliha insyaallah mereka akan bersama. Subhanallah.
Coba kalian bayangkan dulu deh.

Lalu aku berfikir apakah ada rasa lalai untuk beribadah di surga nanti? Soalnya didunia aja baru dikasih sedikit kenikmatan sudah lupa daratan.
Dan kata temanku, masalah ibadah dan lain lain yg urusan dunia itu ya sudah selesai dan inilah hasilnya. Kamu tinggal merasakan dan menikmati sepuasanya aja :) gratis, gampang, nikmat, apa aja dikabulin.

Terus, apakah disana ada rasa cemburu?
Lalu dia tidak bisa berargumen. Hm mungkin disana aku sudah sangat bahagia dengan orang yg aku cintai dan sudah dihapuskan perasaan perasaan negatif itu.

Jadi intinya dunia ini tuh kaya penjara aja, tempat dimana kamu berjuang dan berkorban. Hasilnya nanti. Sabar aja. Surga. Surga tuh luas loh. Bayangin angkasa, planet, laut, ah itu masih kecil banget bagi Allah. Di surga nanti kamu bisa minta apaaaaa aja. Dijamin rasa kesulitan, penderitaan mu dibumi ga ada apa apanya kok.
Semangat! Ingatlah surga. Tempat kekal kita semua insyaallah.
Pastinya cuma orang Islam yg taat dan takwa kepada Allah swt dan bersaksi bahwa nabi Muhammad utusan Allah lah yg berhak masuk surga. Dengan segala prosesnya.

Jadi, dari sekarang kalau kita
*belajar sering ngeluh, capek, susah
*Mau sedekah ga ikhlas
*Sama orang tua disuruh ga mau
*Sama temen saling menyakiti
*Selama muda pacaran, telfonan, hamburkan uang, sia-siakan waktu
*Males hafalin qur'an
*Ga peduli sama sesama
*Sama saudara saling berebut kekuasaan
*Dikasih sakit udah nyerah, ngeluh
*Ga mau pakai kerudung, ga mau menutup aurat
*Ada kesempatan langsung curi
*Dan lain-lain
MasyaAllaaah, istighfar sebanyak-banyaknya. Sabar dan ikhlas serahkan semuanya untuk beribadah pada Allah. Ingat dunia ini sementara kok. Nikmatilah sesukamu nanti ujungnya juga kau akan terpisah dengan dunia serta isinya. Dunia ini penjara. Dunia ini banyak tipuan. Segera banting setir! Taubat. Learning by doing! Ingat SURGA kawan balasannya. Disana kamu bebas dan bahagia. Lakukan dari sekarang. Jangan malu, jangan segan. Mengakulah bahwa diri ini penuh dosa dihadapan-Nya.
Mulai dari tindakan nyata awalmu.

Sabar ya :)

Wassalam. Terima kasih.
Salam perubahan, Verina.

Kamis, 06 Februari 2014

Bagian mana yang mau lo hapus?

Dulu gue sering nemuin pertanyaan "bagian dari hidup lu yang mana yg mau lu hapus?"
Pertanyaan kaya gini ga ngefek buat gue. Karena gue merasa ga ada yang harus gue hapus. Semuanya baik.

Tapi
Sekarang, andai pertanyaan itu bukan hanya sekadar "pengandaian" gue sekarang butuh penghapus sebuah kejadian.
Gue.....benci kenapa hal itu harus terjadi.
Seseorang yang baru gue kenal tapi sangat ingin gue hapus. Lebih baik gue ga pernah kenal dia.
Jauuuh lebih baik lo ga pernah ada interaksi sama gue.
Kadang gua menyesali hal itu terjadi.
Gua benci, untuk membenci seseorang.
Andai kehidupan ini kaya timeline twitter yg bisa gue seleksi bagian bagian mana yg pantas untuk tetap berada dihalaman profil gue.

Gue akan selalu mendengarkan hati nurani. Karena hati nurani ga akan pernah salah. Believe it. Never, ever, ever, eveeeer do stupid thing again.

Kamis, 09 Januari 2014

Adab Bercanda

Bismillahirahmanirrahiim

Ta'lim mingguan
By: Ustadz Hasan.

Banyak tertawa mematikan hati. Banyakkanlah menangis dari pada tertawa (jika ingin sukses). Orang yang semakin mati hatinya maka semakin sulit mendekatkan dirinya kepada Allah.
Siapa yang menangis karena Allah maka akan mendapat garansi tidak akan disentuh api neraka.
Tanda-tanda orang beriman adalah orang yang bergetar hatinya ketika disebutkan nama Allah.

Abu bakar sangat lembut hatinya (hatinya hidup) jika tiap shalat Abu bakar menangis kata putrinya, Aisyah.

Islam tidak melarang bersenda gurau namun ada batasannya.
Orang sukses planningnya jangka pendek.
Jika ada hal hal yang tidak sesuai dengan harapan kita.

Jika kita bicara secukupnya saja. Sesuai kebenaran yang kita ketahui.
Manusia lebih memperhatikan jasmani bukan rohaninya.
Jika hatinya sakit tidak di perhatikan oleh diri kita. Rohani mengikuti jasmani. Jika di alam barzah maka jasmani-lah yang mengikuti rohani kita.

Ask:
1. Apa yang disebabkan kedua mata sehingga tidak akan disentuh oleh api neraka:
1.Menangis karena takut karena Allah,
2. Orang yang berjaga malam (jaga mata) temannya dari serangan musuh-pada saat perang.

2. Bagaimana cara rasulullah bercanda?
Rasul bercanda tidak membuat orang sakit hati.

Wasaalamu'alaikum wr.wb.
09 Januari 2013